NARASITODAY.COM,JAKARTA – Aktor Giorgino Abraham kembali menjadi pusat perhatian publik setelah proyek serial terbarunya menuai sorotan. Adegan-adegan dewasa yang muncul dalam series tersebut memicu berbagai stigma di tengah masyarakat, mengundang debat tentang batasan dan profesionalisme seorang aktor.
Menanggapi situasi ini, Giorgino Abraham dengan tegas menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa khawatir dengan stigma negatif yang mungkin melekat. Bagi pria berusia 41 tahun ini, menjalani adegan intim merupakan bagian dari komitmen dan dedikasi dalam profesinya sebagai seorang aktor.
“Aku tidak pernah takut dicap ‘Oh ini Giorgino Abraham aktor yang memainkan adegan-adegan seperti itu’. Menurut aku itu menjadi bagian dari seorang aktor sih. Dan mungkin tidak banyak yang berani atau mau mengambil series seperti itu,” ujarnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).
Giorgino menambahkan, keputusan untuk terlibat dalam sebuah proyek tidak semata-mata didasarkan pada adanya adegan dewasa. Ia memiliki kriteria ketat sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dalam sebuah produksi.
“Bukan berarti semua adegan yang ada gitu pasti saya ambil, no. Esensi cerita itu penting buat saya, sutradaranya siapa, PH-nya siapa, lawan mainnya siapa, itu semua dulu penting, baru ‘Oke’,” katanya.
Lebih jauh, aktor yang lahir di 1994 ini menjelaskan bahwa apa yang terlihat di layar seringkali berbeda dengan kondisi nyata di lokasi syuting. Giorgino menegaskan bahwa ada batasan-batasan tertentu serta penggunaan teknik khusus untuk menjaga kenyamanan seluruh pemain.
“Saya juga punya batasan. Apa yang dilihat di tayangan belum tentu kenyataannya seperti itu. It’s real but ada angle-angle trik kamera, yang mengelabui penonton seakan-akan seperti adegan ekstrem,” paparnya.
Meski menyadari adanya risiko pro dan kontra, Giorgino memilih untuk tetap fokus pada performa aktingnya. Ia menghargai keputusan rekan-rekan aktor lain yang mungkin enggan mengambil peran serupa, namun baginya, menjalankan tugas sesuai kontrak adalah bentuk tanggung jawab profesi yang diembannya.
“It’s okay, aku respect banget sama semua pemain yang tidak mau. Tapi ya saya di sini dibayar, saya di sini melakukan tugas saya sebagai seorang aktor,” tegasnya.
Serial “Love & 10 Million Dollars” yang dibintangi Giorgino Abraham bersama Davina Karamoy, Elina Joerg, dan Anthony Xie ini sukses besar dan menjadi trending di berbagai negara. Kesuksesan series ini bahkan membawa tim produksi meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), menegaskan bahwa karya mereka mendapatkan pengakuan global.
Giorgino Abraham menunjukkan bahwa profesionalisme dan komitmen terhadap profesi tetap menjadi prioritas utama, meskipun menghadapi berbagai stigma dan tantangan di dunia perfilman.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













