Polisi Tangkap Residivis Diduga Pelaku Pencurian Motor di Tangerang Selatan

0
Tangerang Selatan
Ilustrasi tangan pria yang sedang diborgol. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, TANGERANG SELATAN – Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga. Peribahasa ini tampaknya sangat cocok untuk menggambarkan akhir pelarian Agus Sopian alias Sedeng, seorang pria yang diduga menjadi otak di balik serangkaian aksi pencurian sepeda motor di kawasan Setu, Tangerang Selatan.

Bukannya berhasil lolos dari kepungan petugas, pelarian sang residivis justru berakhir dengan cara yang tragis sekaligus menggelikan yaitu ia terjatuh bebas dari langit-langit plafon rumah kekasihnya.

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, mengungkapkan bahwa rekam jejak kriminal Sedeng bukanlah hal baru di dunia hitam. Jeruji besi ternyata belum cukup kuat untuk memberikan efek jera bagi pria tersebut.

“Tersangka merupakan residivis dan baru keluar rutan 1,5 tahun yang lalu,” kata Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Aksi Kucing-Kucingan di Kamar Terkunci

Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang kehilangan sepeda motor. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Unit Reskrim Polsek Cisauk berhasil mengidentifikasi profil Sedeng dan melacak keberadaannya. Petugas sempat menyisir rumah tinggal hingga tempat nongkrong harian pelaku, sebelum akhirnya mengendus keberadaan Sedeng di rumah sang kekasih.

Baca Juga :  Mala Agatha Penuhi Panggilan Polisi Terkait Video Musik di Perpusnas Bung Karno

Namun, kedatangan polisi tidak disambut dengan tangan terbuka. Petugas harus berhadapan dengan aksi tutup pintu dan penyangkalan dari pihak keluarga pacar pelaku yang mencoba melindungi Sedeng.

“Unit Reskrim mengetuk pintu rumah tersebut namun menunggu sekitar 15 menit pintu tidak kunjung dibukakan juga maka Kami mengetuk pintu lebih keras lagi hingga keluar lah saudara robi kakak dari saudari rini (pacar pelaku),” jelas Dhady menceritakan ketegangan di lokasi.

Meski pemilik rumah bersikeras bahwa Sedeng tidak ada di tempat, insting tajam para penyidik berkata lain. Petugas langsung melakukan penggeledahan menyisir setiap sudut rumah, hingga kecurigaan mereka tertuju pada sebuah kamar yang terkunci rapat dari dalam.

Baca Juga :  Tragedi Serangan Jantung, Polisi Depok Meninggal Saat Bertugas di Cibinong

Kaki yang Bergoyang di Balik Langit-Langit

Setelah pintu didobrak paksa, polisi awalnya hanya menemukan kekasih Sedeng yang duduk sendirian. Namun, sandiwara tersebut mendadak buyar ketika pandangan mata petugas tertuju ke arah atap kamar yang tampak rusak.

“Kami menemukan satu kamar yang dikunci dan tidak bisa dibuka, selanjutnya kami dobrak pintu kamar tersebut dan setelah terbuka di dalam kamar tersebut hanya ada satu orang perempuan. Namun ketika kami geledah kamar tersebut kami melihat langit-langit plafon jebol dan kami lihat ada kaki yang bergerak,” papar Dhady.

Melihat ada sepasang kaki yang bergoyang di balik kayu tripleks, polisi langsung berteriak meminta Sedeng untuk menyerah dan turun secara baik-baik. Alih-alih menurut, Sedeng malah panik dan mencoba merayap lebih jauh ke dalam atap. Naas, kekuatan plafon tidak mampu menahan bobot tubuhnya.

Baca Juga :  Tengah Beli Somay, Warga Bogor Jadi Korban Pencurian Dengan Kekerasan

“Ketika kami berteriak agar orang itu turun namun orang itu terus bergerak hingga plafon yang diinjak orang tersebut jebol dan pelaku jatuh dari plafon ke lantai kamar,” imbuh Dhady.

Gubrak! Sedeng jatuh telentang di lantai kamar tepat di depan mata para petugas yang mengepungnya. Tanpa perlawanan berarti pasca-jatuh, sang buronan langsung dibekuk dan digelandang ke Mapolsek Cisauk dengan tubuh yang penuh debu plafon.

Saat ini, Sedeng telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan harus mendekam di sel tahanan. Dalam pemeriksaan intensif, ia akhirnya bernyanyi dan mengakui semua petualangan kriminalnya selama ini.

“Setelah diinterogasi bahwa benar Agus Sopian alias Sedeng telah melakukan beberapa kali pencurian sepeda motor di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya,” pungkas AKP Dhady Arsya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com