Penguatan Pendidikan Dinilai Penting untuk Pengembangan Talenta Lokal dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

0
pendidikan
Ilustrasi anak sekolah yang sedang mengerjakan tugas. Foto : Istock

NARASITODAY.COM,CILEGON – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus pengembangan pendidikan, tidak hanya melalui peran pemerintah tetapi juga keterlibatan sektor swasta. Salah satunya dilakukan Tenaris melalui program pendidikan dan pengembangan masyarakat di Cilegon, Banten, serta Batam, Kepulauan Riau.

Melalui program Community Relations, Tenaris menyalurkan Beasiswa Roberto Rocca kepada 360 siswa berprestasi dari 20 sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK. Selain bantuan pendidikan, perusahaan juga menyerahkan 18 unit komputer kepada SMAN 2 Krakatau Steel Cilegon melalui program School Refurbishment untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Perusahaan juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat melalui Yayasan Al-Khairiyah.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Cetak Rekor Baru, Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

Managing Director Tenaris Asia Pasifik, Philix Jinghua Liu, mengatakan dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membantu menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan bersaing.

Pendidikan merupakan fondasi untuk menciptakan peluang bagi generasi muda dan mendukung pembangunan jangka panjang Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Rabu (15/7/2026).

Menurut Liu, peningkatan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Investasi pendidikan, kata dia, tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga memperkuat kapasitas tenaga kerja lokal.

Baca Juga :  Kasus Pelecehan Dokter Kandungan di Garut Jadi Sorotan, Masyarakat Desak Penegakan Hukum

Program tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Kota Cilegon, Pemerintah Kota Batam, dan Kedutaan Besar Italia di Indonesia.

Wali Kota Cilegon Robinsar menilai peningkatan kualitas pendidikan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pengembangan talenta lokal dan kebutuhan tenaga kerja di daerah.

Sementara itu, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Italia di Indonesia, Massimiliano Bertollo, menyebut investasi yang memberikan dampak jangka panjang kepada masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Di sisi lain, pemerintah memastikan komitmen terhadap pendanaan pendidikan tetap berjalan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan tetap memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan.

Baca Juga :  Catatan Kritis Dibalik Perjalanan 100 Hari Kinerja Pemerintah Prabowo-Gibran

Mengutip Kompas.com, pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menjawab pandangan sejumlah fraksi dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (14/7/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta, pengembangan pendidikan diharapkan tidak hanya meningkatkan akses belajar, tetapi juga membangun kesiapan generasi muda menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id