NARASITODAY.COM – Kota Los Angeles, Amerika Serikat, menghadapi salah satu tragedi terbesar dalam sejarahnya.
Kebakaran hutan yang dipicu oleh angin kencang Santa Ana telah melalap ribuan rumah dan memaksa ratusan ribu orang mengungsi.
Peristiwa ini disebut-sebut sebagai kebakaran terbesar sepanjang sejarah kawasan tersebut.
Kebakaran yang dimulai di wilayah Palisades pada Selasa (7/1) ini terus menyebar ke berbagai area seperti Eaton, Hurst, hingga Hollywood Hills.
Kawasan Pacific Palisades, yang dikenal sebagai permukiman elite tempat tinggal para selebriti, menjadi salah satu area yang paling terdampak.
Menurut laporan perusahaan peramal cuaca AccuWeather, total kerugian akibat kebakaran ini diproyeksikan mencapai US$135 miliar hingga US$150 miliar, atau sekitar Rp2.200 triliun hingga Rp2.447 triliun.
Jumlah ini mencakup kerusakan properti, hilangnya pendapatan ekonomi, dan biaya evakuasi serta pemulihan.
Salah satu kawasan yang terbakar adalah Hollywood Hills, lokasi ikonik di mana ajang Academy Awards sering diselenggarakan. Rumah-rumah milik selebriti papan atas seperti Paris Hilton, Billy Crystal, Cameron Mathison, Jamie Lee Curtis, dan Mandy Moore turut terdampak oleh kebakaran ini.
“Kami menyaksikan pemandangan yang seperti neraka. Langit dipenuhi asap hitam, dan api melahap segalanya tanpa ampun,” ungkap seorang warga yang berhasil dievakuasi dari kawasan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah California dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang terus meluas.
Namun, angin Santa Ana dengan kecepatan tinggi menyulitkan upaya pemadaman dan mempercepat penyebaran api.
Sementara itu, Gubernur California, Gavin Newsom, telah mengumumkan keadaan darurat untuk seluruh wilayah terdampak dan meminta bantuan federal.
Ribuan petugas gabungan bekerja siang dan malam untuk menangani situasi ini, namun upaya mereka masih menemui banyak tantangan.***














