NARASITODAY.COM – Pada 24 Januari lalu dalam ajang ONE 170, Fabricio Andrade semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu petarung MMA terhebat di dunia.
Jagoan ONE Championship asal Brasil ini hanya membutuhkan waktu 42 detik untuk mengalahkan Kwon Won Il melalui TKO di Impact Arena, Bangkok. Kemenangan cepat ini membuat Andrade berhasil mempertahankan gelar juara kelas bantam MMA.
Ini menjadi kali kedua Andrade menaklukkan petarung asal Korea Selatan tersebut, yang sebelumnya datang dengan catatan tiga kemenangan TKO berturut-turut.
Meskipun dikenal sebagai salah satu petarung paling mematikan di MMA, Andrade mengakui bahwa ia tidak menyangka kemenangan akan datang secepat itu.
“Saya pikir dia akan mencoba melakukan takedown,” ungkap Andrade. “Saya tidak menyangka dia akan menyerang maju. Saya kira dia akan mundur, menyerang, lalu mencoba takedown.”
Begitu Andrade melihat lawannya memilih untuk bertarung secara agresif, ia segera menyesuaikan strateginya.
“Saat saya sadar dia datang untuk bertarung, saya harus melawannya dengan cara yang sama,” ujarnya. Keputusan Kwon untuk bertukar pukulan secara terbuka ternyata menjadi kesalahan fatal yang berujung pada kekalahannya.
Dengan kemenangan ini, Andrade tetap tak terkalahkan dalam pertarungan MMA di ONE Championship, menyelesaikan hampir semua lawannya sebelum bel akhir berbunyi.
Penampilan gemilang Andrade di ONE 170 juga membawanya meraih bonus performa sebesar 50 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,6 miliar. Bagi petarung yang tumbuh dalam kondisi sulit ini, uang tersebut menjadi simbol kerja kerasnya untuk mencapai kesuksesan.
“Saya datang dari nol. Siapa pun yang tahu sejarah saya pasti tahu bahwa saya memulai dari bawah,” ungkap Fabricio Andrade.
“Saya hanya bisa berterima kasih kepada Chatri Sityodtong dan ONE Championship karena memberi saya kesempatan pada 2020.” Ia menambahkan, “Sekarang saya juara dunia dan saya menjadi kaya! Terima kasih banyak, ONE Championship dan Chatri.”
CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, memberikan pujian atas performa Andrade setelah kemenangannya di ONE 170. “Bagi saya, dia adalah juara dunia kelas bantam MMA terbaik saat ini,” kata Sityodtong. “Jika melihat talentanya, itu adalah penampilan terbaik Fabricio.”
“Kwon Won Il mencoba menekan dan berpikir bisa menaklukkannya. Kita semua tahu Kwon adalah petinju yang mematikan,” tambahnya.
“Tapi Fabricio tidak takut. Dia membalas serangan, berdiri sejajar, dan menunjukkan level striking-nya jauh diatas Kwon Won Il.” Mendengar pujian tersebut, Andrade semakin bertekad untuk membuktikan dirinya sebagai yang terbaik. “Saya ingin menunjukkan bahwa saya adalah petarung terbaik di dunia,” ujarnya.
“Saya tidak bisa hanya bertarung baik saya harus menyelesaikan lawan dengan cara spektakuler.” Ia percaya bahwa dengan terus memberikan performa seperti ini, ia akan membuktikan dirinya sebagai petarung kelas bantam terbaik di dunia, di organisasi manapun.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














