Catur Indonesia Targetkan Empat Emas di SEA Games 2025: Optimisme Menghadapi Tantangan Tuan Rumah

0
Ilustrasi catur

NARASITODAY.COM – Menjelang SEA Games 2025 yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand, catur Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk meraih empat medali emas. Tak hanya berharap pada nomor catur internasional, mereka juga percaya diri untuk mencuri dua emas dari nomor catur tradisional, yang merupakan kekuatan utama tuan rumah.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Henry Hendratno, mengungkapkan target tersebut di Wisma Kemenpora, Senayan, pada Minggu (16/3/2025).

“Kami target empat medali emas. Dua emas diharapkan dari catur internasional dan regional, salah satunya nomor catur cepat. Sedangkan dua lainnya dari nomor catur tradisional milik tuan rumah,” jelas Henry.

Catur akan menjadi salah satu dari 50 cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games 2025. Dalam cabang ini, akan ada delapan nomor yang dipertandingkan, empat di antaranya merupakan catur tradisional, yang menjadi keunggulan tuan rumah.

Baca Juga :  Audisi Tenis Meja Indonesia 2025, Tempat Para Atlet Muda Berprestasi Berlomba

Meskipun demikian, Henry optimis bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk meraih emas dari nomor tersebut. “Tuan rumah tentu ingin mendapatkan empat emas penuh, tapi dari uji coba yang sudah kami laksanakan di internal, ternyata tidak sesulit catur internasional. Jadi, peluang Indonesia cukup besar untuk mencuri emas,” tambahnya.

Untuk memastikan kesiapan tim catur Indonesia dalam mewujudkan target tersebut, PB Percasi berencana mengirim atletnya untuk mengikuti uji coba di Thailand. “Uji cobanya Insya Allah akan dilaksanakan Agustus nanti,” ujar Henry, sembari menambahkan bahwa PB Percasi masih menunggu review lanjutan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada bulan April.

Baca Juga :  TKA DAN ANBK BISA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SMA

Namun, persiapan tim catur Indonesia mengalami kendala karena terhentinya sementara Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) akibat efisiensi anggaran. Meskipun Pelatnas telah dimulai sejak November 2024, program tersebut terhenti pada 31 Januari 2025. “Pelatnas akan dilanjutkan pada bulan depan setelah review anggaran selesai,” kata Henry.

Dari total 16 atlet yang semula dijadwalkan mengikuti Pelatnas, terdiri dari delapan atlet putra dan delapan atlet putri, dengan anggaran sebesar Rp 9 miliar, Henry mengungkapkan bahwa kemungkinan anggaran tersebut akan dipotong.

“Jumlah anggaran itu saat ini tengah direview, kemungkinan akan ada pemotongan. Terlebih lagi dengan penghentian sementara untuk semua cabor Pelatnas pada Februari-Maret. Jadi, kalau terlaksana pada April, itu sudah terpotong tiga bulan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kinerja Ekonomi RI Melambat, Apakah Pemerintah Sudah Terlambat Bertindak?

Meski demikian, Henry memastikan bahwa semua atlet yang terdaftar akan berangkat ke SEA Games. “Soal atlet, karena jumlah 16 orang itu sudah 100 persen, jadi nantinya mereka semua diharapkan berangkat ke SEA Games,” ungkapnya.

Catur Indonesia terakhir kali tampil gemilang di SEA Games 2021 dengan mempersembahkan tiga medali emas, empat perak, dan empat perunggu. Dengan persiapan matang dan optimisme yang tinggi, PB Percasi berharap dapat meraih hasil terbaik di SEA Games 2025 dan menambah koleksi medali emas untuk Indonesia.***