Ahmad Dhani Gagas Diskusi Royalti Musik, Tapi VISI dan FESMI Tolak Terlibat

0
Ahmad Dhani Gagas Diskusi Royalti Musik, Tapi VISI dan FESMI Tolak Terlibat

NARASITODAY.COM – Semangat Ahmad Dhani untuk memperjuangkan hak cipta dan royalti bagi para pencipta lagu di Indonesia tampaknya tak pernah surut. Pentolan Dewa 19 ini bahkan berencana menggelar diskusi lanjutan dalam waktu dekat untuk membahas isu krusial ini lebih mendalam.

Undangan untuk acara diskusi tersebut telah beredar luas di kalangan awak media, mencantumkan sejumlah nama besar di industri musik Tanah Air. Selain Ahmad Dhani sebagai penggagas, tertera pula nama Ariel NOAH, Judika, dan Armand Maulana yang disebut mewakili Vibrasi Suara Indonesia (VISI), serta perwakilan dari Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI) dan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI).

Baca Juga :  Pantai Coogee Kembali Dibuka Usai Serangan Hiu, Pengawasan Diperketat dengan Drone dan Jet Ski

Namun, persiapan diskusi ini rupanya tak berjalan mulus. Belakangan, baik VISI maupun FESMI secara terbuka menyatakan bahwa nama mereka dicatut dalam agenda tersebut dan menegaskan ketidakikutsertaan mereka dalam acara yang digagas Ahmad Dhani.

Pernyataan ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai validitas dan representasi peserta dalam diskusi yang diharapkan dapat membawa solusi bagi isu royalti musik.

Tak hanya itu, kontroversi lain juga mewarnai persiapan diskusi ini. Nama musisi Rayen Pono tercantum dalam undangan, namun dengan kesalahan penulisan yang cukup sensitif, yakni “Rayen Porno.” Kesalahan penulisan ini sontak memicu reaksi keras dari Rayen Pono yang merasa nama marganya diubah dan dihina secara sengaja oleh Ahmad Dhani.

Baca Juga :  Marcell Siahaan Jelaskan Alur Distribusi Royalti, Sebut Isu Transparansi Ada di LMK

Menyikapi hal ini, Rayen Pono tak tinggal diam. Ia secara terbuka meminta Ahmad Dhani untuk menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan penulisan nama tersebut. Sebagai bentuk itikad baik, Rayen juga menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam acara diskusi yang rencananya akan digelar.

Respons cepat datang dari Ahmad Dhani. Permintaan maaf telah disampaikan secara langsung kepada Rayen Pono, dan hal ini bahkan diunggah oleh Rayen melalui akun Instagram pribadinya, menandakan adanya penyelesaian atas konflik nama tersebut.

Ketika dihubungi oleh detikpop pada Rabu (9/4/2025) untuk mengonfirmasi kehadirannya, Rayen Pono memberikan jawaban singkat namun tegas. “Aku hadir, isi kepala aja (membahas royalti dan hak cipta yang diketahuinya),” ujarnya.

Baca Juga :  Resep Pepes Ikan Mas: Cita Rasa Tradisional yang Selalu Menggoda

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun sempat terjadi kesalahpahaman, Rayen tetap memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam diskusi mengenai isu royalti dan hak cipta yang menjadi perhatiannya.

Rencana diskusi yang digagas Ahmad Dhani ini menjadi sorotan menarik di tengah kompleksitas permasalahan royalti musik di Indonesia.

Dengan berbagai drama yang mewarnai persiapannya, kehadiran sejumlah tokoh penting di industri musik diharapkan dapat menghasilkan dialog yang konstruktif dan membawa angin segar bagi perlindungan hak-hak para pencipta lagu.

Akankah diskusi ini mampu menjembatani perbedaan pandangan dan menghasilkan solusi yang adil bagi semua pihak? Kita tunggu saja kelanjutannya.***