NARASITODAY.COM – Gelombang isu tak sedap kembali menerpa mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Setelah beberapa waktu lalu mereda, kini polemik dugaan anak di luar nikah yang menyeret namanya kembali mencuat ke permukaan.
Lisa Mariana, wanita yang mengaku memiliki hubungan khusus dengan RK, melalui kuasa hukumnya, Daniel Nabanan, secara resmi melayangkan surat somasi pada Jumat (11/4). Langkah ini menjadi babak baru dalam upaya mencari kejelasan atas pengakuan Lisa dan bantahan keras dari pihak RK.
Di sebuah konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Utara, Daniel Nabanan menjelaskan bahwa surat somasi tersebut bukan sekadar tuntutan, melainkan sebuah undangan terbuka.
“Per hari ini kami tim kuasa hukum sudah mengirimkan surat somasi yang di dalamnya memuat undangan untuk kita duduk bersama,” ungkap Daniel, mengisyaratkan keinginan kliennya untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan mencari titik terang melalui dialog.
Meski belum bersedia merinci kapan pertemuan ideal antara Lisa dan Ridwan Kamil dapat terlaksana, Daniel menegaskan urgensi pertemuan ini dalam mengungkap fakta-fakta hukum yang selama ini dianggapnya masih simpang siur.
“Fakta yang bisa timbul dan pastinya kita kawal secara hukum, jadi sementara itu somasi baru langkah hukum dan muatan di dalamnya ada undangan untuk bertemu dengan pihak bapak RK atau kuasanya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Daniel menambahkan, “Tanggal pertemuannya kita belum bisa ungkap ke media karena kita tetap menempuh jalur mediasi ataupun iktikad baik.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun jalur hukum telah ditempuh, pintu untuk penyelesaian damai melalui mediasi masih terbuka lebar.
Di sisi lain, di balik langkah hukum ini, tersimpan pengakuan Lisa yang cukup mengejutkan. Dalam kesempatan yang sama, Lisa Mariana mengklaim bahwa dirinya hamil pada Juni 2021 lalu sebagai hasil dari hubungannya dengan Ridwan Kamil.
Tak hanya itu, ia juga mengaku sempat menerima sejumlah uang dari RK dengan permintaan yang membuatnya terkejut: menggugurkan kandungannya. Klaim ini tentu menambah pelik dan dramatisnya situasi yang ada.
Menanggapi somasi yang dilayangkan, kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar Butar, menyatakan pihaknya belum melihat secara langsung isi surat tersebut. “Itu hak mereka kita tidak melarang. Saya belum, tidak melihat (isi somasinya) kemungkinan sudah ada di kantor saya. Sekali lagi kami tidak melarang.
Dalam hukum sah-sah saja. Nanti kami akan pelajari,” ujarnya saat dihubungi pada hari yang sama. Pernyataan ini menunjukkan sikap kooperatif pihak RK untuk mempelajari lebih lanjut tuntutan dan undangan yang diajukan oleh Lisa.
Sebelumnya, Ridwan Kamil sendiri telah memberikan tanggapannya terkait isu yang kembali mencuat ini melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengakui pernah bertemu dengan Lisa, namun dengan tegas membantah tudingan memiliki anak di luar nikah darinya.
“Saya perlu sampaikan bahwa ini adalah tidak benar dan merupakan fitnah keji bermotif ekonomi yang didaur ulang,” tulis RK dalam unggahannya, menunjukkan nada kekecewaan dan penolakan yang kuat terhadap tuduhan tersebut.
RK menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Lisa beberapa tahun lalu berkaitan dengan permohonan bantuan untuk biaya kuliah. Lebih lanjut, ia mengklaim bahwa permasalahan ini sebenarnya sudah dianggap selesai sejak empat tahun lalu.
“Dan Permasalahan 4 tahun lalu ini sudah diselesaikan melalui bukti-bukti akurat yang tidak terbantahkan, bahwa ia sudah hamil duluan saat bertemu dan karenanya yang bersangkutan sudah meminta maaf di hadapan keluarganya,” katanya, memberikan perspektif yang berbeda atas kejadian di masa lalu.
Mantan Gubernur Jawa Barat ini juga mengaku tidak memahami alasan isu ini kembali diangkat ke permukaan saat ini. Sebagai langkah antisipasi dan pembelaan diri, Ridwan Kamil menegaskan bahwa ia akan menggunakan tim hukum untuk mewakilinya dalam menghadapi masalah ini.
Dengan dilayangkannya somasi dan kedua belah pihak yang bersikukuh pada pernyataan masing-masing, babak baru dalam drama ini semakin menarik untuk disimak. Akankah pertemuan yang diinisiasi oleh pihak Lisa Mariana dapat mengungkap fakta sebenarnya? Ataukah jalur hukum akan menjadi satu-satunya cara untuk menyelesaikan polemik yang telah berlangsung cukup lama ini? Publik tentu akan terus menantikan perkembangan selanjutnya dari kisah yang melibatkan seorang tokoh publik dan pengakuan seorang wanita tentang masa lalu mereka.***














