Tak Bisa Melihat, Seorang Ayah di Sukajaya Tetap Setia Rawat Tiga Anaknya yang Alami Gangguan Jiwa

0
Tak Bisa Melihat, Seorang Ayah di Sukajaya Tetap Setia Rawat Tiga Anaknya yang Alami Gangguan Jiwa

LNARASITODAY.COM – Dalam gelapnya dunia yang tak lagi bisa ia lihat, Acim (65), seorang warga Kampung Babakan Sipayung, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, tetap tegar menjalani hidup.

Meski kehilangan penglihatannya sejak 27 tahun lalu, ia tak pernah berhenti merawat ketiga anak lelakinya yang mengidap gangguan jiwa.

Setiap hari, dengan keterbatasannya, Acim merawat Saman (24), Hayat (23), dan Idis (21) tiga anaknya yang sejak kecil sudah menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.

Baca Juga :  Cody Gakpo dan Liverpool: Rahasia Kunci Kesuksesannya di Musim 2024!

Kini, kondisi mereka makin parah, dan Acim pun harus mengambil langkah berat, memasung anak-anaknya demi menjaga ketertiban di lingkungan sekitar.

“Dari SD ketiga-tiganya sudah terganggu mentalnya, tapi yang parah baru sekarang-sekarang ini,” kata Acim dengan mata berkaca-kaca, Senin (21/4/2025).

Sementara sang istri, Hati (60), bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Acim menjalankan peran sebagai ayah dan pengasuh penuh waktu.

Baca Juga :  Cibungbulang Jadi Magnet Baru Pengembang Perumahan di Bogor Barat

Ia yang hidup dalam kegelapan tetap setia memberi makan, membersihkan, dan merawat anak-anaknya dengan penuh kasih sayang.

Kehilangan penglihatan selama puluhan tahun tidak membuat semangat Acim surut. Ia tetap menjadi tulang punggung kasih sayang di rumah kecilnya yang penuh perjuangan.

“Sudah 27 tahun saya tidak bisa melihat, gelap semuanya. Tapi saya tetap rawat mereka, karena mereka anak-anak saya,” ucapnya pelan.

Dari lima anak yang dimiliki, satu telah meninggal dunia, satu anak perempuan telah berkeluarga, dan tiga lainnya kini hidup dalam kondisi mental yang terganggu. Meski begitu, Acim dan Hati tidak menyerah.

Baca Juga :  UMKM Desa Cibatok I Tidak Dapat Bantuan Pasca Bencana, Ketua Forum UMKM: Kami Harus Bertahan Sendiri

Acim berharap ada perhatian dari pemerintah agar ketiga anaknya bisa mendapatkan perawatan medis yang layak.

“Saya mohon pemerintah bisa bantu anak-anak saya agar mereka bisa sembuh dan kami bisa berkumpul kembali dalam keadaan sehat,” harapnya.