Ketua DPRD Bogor Ajak Pelaku Usaha Peduli Lingkungan demi Masa Depan Anak Cucu

0
Ketua DPRD Bogor Ajak Pelaku Usaha Peduli Lingkungan demi Masa Depan Anak Cucu

NARASITODAY.COM – Tercemarnya Sungai Tarikolot di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, kembali mengundang sorotan tajam dari berbagai pihak. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut wajib memikul tanggung jawab penuh dalam merawat dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Menurut Sastra, keberadaan perusahaan tidak boleh hanya sekadar mencari keuntungan tanpa memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Tentu semua perusahaan harus punya tanggung jawab untuk menjaga lingkungan, supaya generasi ke depan bisa menikmati apa yang kita lakukan hari ini,” tegasnya, Jumat (23/5/2025).

Baca Juga :  Wabup Bogor Dorong Infrastruktur Berbasis Kebutuhan, Proyek Box Culvert Jadi Prioritas

Sastra menjelaskan bahwa lingkungan yang sehat merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya. Ia menambahkan,

“Lingkungan yang sehat merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan hidup manusia. Jika alam dirusak, maka kelangsungan hidup generasi mendatang juga akan terancam,”

Kerusakan di Sungai Tarikolot yang diduga berasal dari limbah perusahaan menyisakan keprihatinan tidak hanya dari masyarakat sekitar, tetapi juga dari pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

Baca Juga :  Sejumlah Peralatan Diduga Milik Gurandil di Gunung Pongkor Diamankan Patroli Gabung

Sastra mengapresiasi tindakan sigap DLH yang langsung melakukan inspeksi dan menghentikan aktivitas perusahaan yang diduga mencemari sungai tersebut.

“Nah itu kemarin ketika dicek oleh DLH Kabupaten Bogor sudah tidak ada aktivitas, kalau tidak salah perusahaan tersebut sudah disegel,” ujarnya.

Baca Juga :  Festival Catur Kabupaten Bogor 2025 Resmi Dibuka, Dorong Lahirnya Atlet Catur Sehat, Cerdas, dan Berprestasi

Lebih jauh, Ketua DPRD Bogor ini mengimbau seluruh pelaku usaha dan industri di daerahnya untuk lebih peduli dan aktif menjaga alam dan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab ini bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi demi keberlangsungan hidup anak cucu di masa depan.

“Imbauan kepada perusahaan, hayu jaga lingkungan sama-sama supaya keberlangsungan kehidupan ke depan bisa lebih baik untuk anak-anak, cucu kita nantinya,” tuntas Sastra.***