HJB ke-543, PCI Matla’ul Anwar Bersama Komunitas Neragreen Gelar Penanaman Pohon di Sukajaya

0
HJB ke-543, PCI Matla’ul Anwar Bersama Komunitas Neragreen Gelar Penanaman Pohon di Sukajaya

NARASITODAY.COM- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-543 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DPD Pandu Cahaya Islam (PCI) Matla’ul Anwar Kabupaten Bogor bersama komunitas Neragreen Indonesia menggelar aksi penanaman pohon di Kampung Wates, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Minggu (8/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko bencana alam, khususnya tanah longsor, serta memperkuat ketahanan ekosistem di wilayah rawan.

Dalam pres release menuliskan bahwa berdasarkan data PPID Kabupaten Bogor, Kecamatan Sukajaya termasuk daerah dengan tingkat risiko longsor tinggi, dengan lebih dari 60 kejadian longsor tercatat sepanjang tahun 2024.

Baca Juga :  Dari Pelosok Sukajaya, Surat Siswi Ini Tembus Istana Negara

Ketua DPD PCI MA Kabupaten Bogor, Faizul Hidayat, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program penghijauan berkelanjutan.

Dokumentasi pegiat Lingkungan Suryadi sedang melakukan Tanam Pohon Minggu [8/6/25]
“Sebagai pemuda, kita harus menjadi agen perubahan dalam menghadapi permasalahan lingkungan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Sementara Ketua Komunitas Neragreen Indonesia, Alwiyansyah, mengapresiasi keterlibatan komunitas dalam kegiatan ini.

“Kami berterima kasih telah diajak untuk berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon ini,” katanya.

Sebelumnya, kegiatan ini juga didahului oleh Seminar Ekologis bertajuk Aksi Lokal Menuju Dampak Global yang digelar pada Sabtu (31/5/2025), menghadirkan praktisi dan pegiat lingkungan dari berbagai kalangan.

Baca Juga :  Syukuri Berkah Ramadhan,  Perdana Ria Santuni Anak Yatim Piatu Ciomas 

Ketua RW setempat, Heri Herlandi, menyambut baik kegiatan ini dan berharap manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang.

Sementara itu, Suryadi, pegiat lingkungan sekaligus kader PCI MA, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar simbolis.

“Kami akan melakukan pemantauan dan evaluasi berkala setiap 3–6 bulan untuk memastikan pohon yang ditanam tumbuh dengan baik,” jelasnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, luas hutan di wilayah ini mengalami penurunan sebesar 5% pada tahun 2024, menjadi sekitar 112.000 hektare.

Penurunan tutupan hutan ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko bencana serta polusi udara, yang naik sebesar 12% pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Dorong Retribusi Sampah Digital untuk Tingkatkan PAD

Secara keseluruhan, program reboisasi di Jawa Barat pada tahun 2024 mencakup area seluas 18.241 hektare. Kabupaten Bogor ditargetkan menanam lebih dari 50.000 pohon sepanjang tahun 2025.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para perangkat desa, termasuk RT, RW, dan Kepala Dusun 2 Desa Kiarapandak.

“Aksi tanam pohon ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan hidup,” tukasnya.