Dari Pelosok Sukajaya, Surat Siswi Ini Tembus Istana Negara

0
Surat Siswi Sekolah asal Sukajaya
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tengah membaca isi surat Sebuah surat tulisan tangan dari Erni Andayani. Foto (Dok. Sekretariat Kabinet)

NARASITODAY.COM, BOGOR– Sebuah surat tulisan tangan dari Erni Andayani (15), siswi Sekolah Rakyat di Sentra Galih Pakuan, Ciseeng, Kabupaten Bogor, viral usai dibacakan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah kesempatan resmi.

Erni diketahui merupakan siswi kelas 10 asal Kampung Kompa 2, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Dalam surat yang ditulis pada Minggu lalu itu, ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang telah membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

“Beribu kata terima kasih kami ucapkan. Entah dengan cara apa kami membalas jasamu, Pak. Berkat kebaikan Bapak, sekarang kami bisa sekolah,” tulis Erni dalam surat tersebut.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Sukses Tekan Stunting, Status Gizi Balita Membaik

Erni juga mengungkapkan bahwa dirinya dan teman-teman kini bisa menjalani rutinitas belajar yang lengkap dan mendapat makanan bergizi setiap hari di sekolah. Program ini dinilainya telah mengubah hidup mereka menjadi lebih baik dan penuh harapan.

Surat itu tidak hanya menyentuh hati masyarakat di media sosial, tetapi juga Presiden Prabowo sendiri. Momen dibacakannya surat oleh Presiden menjadi simbol bahwa suara anak-anak dari pelosok negeri masih bisa sampai ke pemimpin tertinggi negara.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Fokus Tertibkan Angkot Usang dan Bodong demi Keselamatan Penumpang

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Kementerian Sosial Republik Indonesia yang bekerja sama dengan mitra pendidikan swasta dan tokoh masyarakat, seperti Yayasan Galih Pakuan. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin yang berisiko putus sekolah, dengan pendekatan pendidikan berbasis karakter, asrama, pembinaan mental, dan pemenuhan gizi.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, kami bisa merasakan sekolah dengan rutinitas yang kumplit. Makan makanan yang bergizi dan kami bisa menggapai cita-cita kami dengan tenang,” tulis Erni dalam bagian lain suratnya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Dorong Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi untuk Masa Depan Lebih Bersih dan Sehat

Pendamping Sosial Kecamatan Sukajaya, Sandika Fauzi, membenarkan bahwa Erni merupakan salah satu peserta program Sekolah Rakyat yang direkomendasikan langsung oleh Kementerian Sosial.

“Ia berasal dari keluarga penerima bantuan sosial. Sejak awal, Erni memang bercita-cita menjadi guru dan membangun pendidikan di kampung halamannya,” ujar Sandika kepada BogorToday (Grup Narasitoday.com), Selasa (5/8/2025).

Program rekrutmen Sekolah Rakyat dimulai sejak Juni 2025, dengan menjaring anak-anak dari keluarga prasejahtera di berbagai wilayah.

Dari Kecamatan Sukajaya, Erni menjadi salah satu siswi terpilih yang kini menempuh pendidikan di Sentra Galih Pakuan.***