Dua Pelajar Asal Sukajaya Bakal Tampil di Paduan Suara Istana Negara

0
Panduan Suara
Dua pelajar asal Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, berhasil mencatatkan prestasi nasional. Foto (Ist)

NARASITODAY.COM, BOGOR– Dua pelajar asal Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, berhasil mencatatkan prestasi nasional dengan terpilih sebagai anggota tim paduan suara yang akan tampil pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Kedua siswa tersebut adalah M. Riziq dan Erni Andayani, warga Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya.

Keduanya merupakan siswa Sekolah Rakyat SMA Galih Pakuan, yang berlokasi di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Ratusan Warga Meriahkan Festival Adat dan Budaya Saba Lembur II di Kiarasari, Tradisi Ngubek Empang Jadi Daya Tarik

Riziq dan Erni lolos seleksi ketat bersama puluhan peserta dari berbagai daerah.

Dua Pelajar Asal Sukajaya
Erni Andayani, warga Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya. yang belum laman ini Suratnya di Baca Presiden Prabowo Subianto. Foto (ist).

Mereka kini tergabung dalam 20 anggota paduan suara kehormatan yang akan mengisi suara dalam upacara kenegaraan, yang dihadiri langsung oleh Presiden RI, jajaran pejabat tinggi negara, serta tamu kenegaraan.

Upacara HUT RI di Istana Negara merupakan salah satu peristiwa tahunan paling bergengsi di Indonesia.

Baca Juga :  Tekan angka Putus Sekolah, Sekolah Jauh SMPN 03 Dramaga Dibuka

Paduan suara menjadi bagian penting dalam prosesi pengibaran bendera Merah Putih serta nyanyian lagu-lagu nasional yang membangkitkan semangat kebangsaan.

Keterlibatan Riziq dan Erni tak hanya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bogor, namun juga menjadi motivasi bagi generasi muda di daerah terpencil seperti Sukajaya, yang sempat terdampak bencana besar pada awal 2020 lalu. Kini, dari wilayah tersebut muncul potensi dan prestasi baru yang memberi harapan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati Pawai Obor 1 Muharram di Cibinong, Jadi Simbol Hijrah dan Kebersamaan

Diketahui, Sekolah Rakyat tempat keduanya menempuh pendidikan merupakan program gagasan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini didukung lintas Kementerian dan Lembaga dengan tujuan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat yang kurang mampu secara sosial ekonomi.***