NARASITODAY.COM- Proyek pembangunan saluran irigasi di lahan persawahan Kampung Pasirgintung, RT01/RW04, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, dinilai tidak tepat sasaran.
Proyek senilai Rp45 juta yang berasal dari anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor itu dianggap sia-sia karena bendung Kali Cicaung, sebagai sumber air utama, sudah lama jebol dan tidak lagi berfungsi.
“Pendangkalan saluran air itu disebabkan bendungan Kali Cicaung sudah lama jebol hingga tak berfungsi,” kata Staf Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Nanggung, Engkus Kusumah, Rabu (2/7/2025).
Hal senada diungkapkan Sekretaris Desa Kalong 2, Yayat Supriatna. Ia menyebut, jebolnya bendungan Kali Cicaung terjadi sejak tahun 2000 dan hingga kini belum diperbaiki. Akibatnya, aliran air menyempit dan tidak bisa mengaliri sawah warga.
“Terjadi penyempitan, maka saluran air itu tak berfungsi,” ujarnya.
Salah satu warga petani, Uding, juga mengeluhkan hal serupa. Ia menilai pembangunan saluran air tersebut tidak membawa manfaat bagi petani setempat karena sumber airnya tidak tersedia.
“Seharusnya bendungan yang sudah lama jebol itu dibangun dulu, baru merambah ke perbaikan saluran airnya,” ujarnya.
Menurut Uding, lebar saluran irigasi yang dulunya mencapai 1,5 meter kini hanya tersisa sekitar setengah meter akibat penyempitan.
Ia menyebut pembangunan saluran irigasi tanpa memperbaiki bendungan terlebih dahulu hanya akan menjadi pemborosan anggaran.
“Sampai kapan pun saluran itu tak akan berfungsi. Yang ada bangunan saluran air itu terkesan mubazir,” tutupnya.














