Dua Warga Terjangkit DBD, Puskesmas Nanggung Lakukan Fogging

0
Dua Warga Terjangkit DBD, Puskesmas Nanggung Lakukan Fogging

NARASITODAY.COM- Dua warga Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan harus dirujuk ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan perawatan medis.

Menyikapi hal itu, Puskesmas Nanggung bergerak cepat dengan melakukan pengasapan (fogging) di wilayah terdampak.

Kedua warga tersebut yakni Tamin Darori (16) dari Kampung Liud dan Yusril Rizal (28) dari Kampung Bolang.

Mereka mengalami gejala khas DBD dan saat ini dalam kondisi stabil di bawah pengawasan medis.

Baca Juga :  Pelantikan DPD IMMAN Bogor Dirangkai Tabligh Akbar dan Doa Akhir Tahun

“Kemarin Pak Lurah melaporkan ada warga yang terkena demam berdarah dan dirujuk ke rumah sakit. Setelah dilakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE), memang ditemukan kasus sehingga kita langsung lakukan fogging,” ujar Kepala Puskesmas Nanggung, dr. Baringin, Senin (7/7/2025).

Meski fogging dilakukan, dr. Baringin menegaskan bahwa pengasapan hanya merupakan langkah sementara untuk membasmi nyamuk dewasa.

Ia menekankan pentingnya pencegahan dengan menerapkan pola hidup bersih melalui gerakan 3M, menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Lakukan Pendataan Bangunan Ponpes, Tindaklanjuti Arahan Presiden RI

“Yang paling penting sebenarnya adalah gerakan 3M. Itulah cara terbaik untuk mencegah penularan lebih lanjut,” jelasnya.

Dr. Baringin juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah desa yang langsung melaporkan kasus tersebut ke pihak Puskesmas, sehingga intervensi bisa segera dilakukan.

Selain tindakan fogging, pihak Puskesmas juga berencana melakukan kunjungan rumah untuk memberikan edukasi kepada keluarga pasien dan warga sekitar.

Baca Juga :  Libur Panjang, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di masa pancaroba saat siang hari panas dan disusul hujan.

Menurutnya, genangan air yang muncul menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak.

“Karena ini penyakit menular, pencegahan sangat penting. Jika ada kasus serupa, masyarakat diminta segera melapor ke petugas kesehatan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.