5 Gejala Anak Mencari Perhatian yang Harus Dicermati oleh Orang Tua

0
mencari perhatian
Ilustrasi Anak mengganggu ibunya yang lelah.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM – Sebagai orang tua, menjaga kesejahteraan emosional anak adalah hal yang sangat penting. Anak yang merasa kurang perhatian dari orang tua sering kali menunjukkan tanda-tanda tertentu sebagai cara mereka mencari perhatian.

Mengenali gejala-gejala ini sejak dini bisa membantu orang tua memberikan perhatian yang tepat dan membangun keterikatan emosional yang sehat. Berikut adalah lima gejala anak mencari perhatian yang harus dicermati oleh orang tua.

1. Menarik Diri atau Cemas di Sekitar Orang Lain

Anak yang biasanya supel dan ceria namun tiba-tiba menjadi pendiam atau cemas saat berinteraksi dengan orang lain mungkin sedang merasa kurang diperhatikan. Mereka bisa merasa bersaing dalam mendapatkan perhatian sehingga memilih menjauh sebagai bentuk perlindungan diri. Gejala ini perlu diwaspadai agar anak tidak berkembang menjadi pribadi yang tertutup.

Baca Juga :  Yuk Kenali! 5 Manfaat Berolahraga Sejak Dini demi Masa Depan yang Lebih Sehat

2. Bertingkah atau Berperilaku Mencolok

Perilaku seperti mengamuk, bertengkar dengan saudara, atau bertingkah ekstrem di sekolah atau rumah bisa jadi tanda anak sedang berusaha menarik perhatian. Jika perilaku ini tidak biasa, kemungkinan besar anak merasa kurang mendapat perhatian dan berharap orang tua memberikan waktu dan perhatian lebih.

3. Tampak Manja atau Menempel Terus dengan Orang Tua

Anak yang tiba-tiba menjadi sangat manja, ingin selalu duduk di pangkuan orang tua, atau sulit berpisah adalah indikasi lain mereka mencari perhatian. Mereka ingin merasa aman dan dicintai, sehingga membutuhkan kehadiran dan interaksi dekat dengan orang tua.

Baca Juga :  5 Benda Feng Shui Pembawa Keberuntungan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Anda!

4. Sering Memotong Pembicaraan atau Merengek

Anak yang sering memotong pembicaraan orang tua atau merengek untuk menarik perhatian secara langsung menunjukkan bahwa mereka membutuhkan pengakuan. Perilaku ini bisa menjadi cara mereka memastikan bahwa orang tua tidak mengabaikan mereka ketika sedang beraktivitas.

5. Sering Meminta Bantuan Meskipun Mampu Mandiri

Meski mampu melakukan sesuatu sendiri, anak yang kerap meminta bantuan bisa jadi sebenarnya ingin lebih dekat dengan orang tua dan mendapatkan perhatian. Ini adalah salah satu taktik mereka untuk menjaga keterikatan emosional dan memastikan perhatian orang tua tetap didapatkan.

Baca Juga :  Menlu Sugiono Pastikan Pendampingan Anak WNI yang Ditangkap di Yordania

Menanggapi Gejala Anak Mencari Perhatian

Penting untuk merespon gejala-gejala tersebut dengan penuh kesabaran dan empati. Sediakan waktu berkualitas untuk berinteraksi dengan anak, berikan pujian yang tulus atas usaha dan prestasi mereka, serta dengarkan perasaan dan kebutuhan anak dengan seksama. Dengan cara ini, anak akan merasa dihargai dan dicintai, sehingga mereka tidak perlu lagi menunjukkan perilaku mencari perhatian yang berlebihan.***

Editor : Alysa

Sumber : fimela.com