
NARASITODAY.COM, BOGOR- Polres Bogor memeriksa sedikitnya 14 orang saksi terkait bentrokan antarsuporter di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada Minggu (17/8/2025). Insiden ini menewaskan satu orang bernama Sanger.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan sejak malam hingga dini hari.
“Sampai semalam saya tungguin jam 2 pagi sudah 14 orang diperiksa. Nanti saya cek update hari ini,” kata Wikha, Selasa (19/8/2025).
Ia menambahkan, dirinya turun langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
“Semalam saya ke sana,” tegasnya.
Keributan diketahui berawal dari perselisihan antarsuporter pada turnamen sepak bola tingkat RW di Desa Kalongsawah sejak 26 Juli 2025. Saat itu, suporter Kampung Kalong Dagul dan Kampung Peuteuy sempat terlibat cekcok hingga pertandingan dihentikan atas mediasi Polsek Jasinga.
Namun, pada 9 Agustus 2025 turnamen kembali digelar tanpa koordinasi dengan pihak kepolisian.
Puncaknya terjadi saat laga final antara tim Kampung Parung Sapi Kaum melawan Kalong Dagul di Lapangan Labora, Minggu (17/8/2025).
Seusai pertandingan, rombongan suporter Parung Sapi melakukan pawai motor melewati wilayah Kampung Peuteuy.
Aksi itu memicu bentrokan yang berlanjut pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, ketika dua kelompok warga dari Kampung Parung Sapi dan Kampung Peuteuy terlibat aksi saling serang di Jalan Raya Jasinga.
Akibat bentrokan tersebut, seorang warga bernama Sanger mengalami luka parah dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Leuwiliang.***
Wartawan : Andreas












