NARASITODAY.COM – Rhinitis alergi adalah kondisi peradangan pada saluran hidung yang disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap alergen tertentu. Kondisi ini kerap membuat penderitanya mengalami bersin-bersin berlebihan, hidung tersumbat, dan gejala tidak nyaman lainnya yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut adalah lima penyebab utama rhinitis alergi yang perlu diketahui.
1. Serbuk Sari dari Tumbuhan
Serbuk sari adalah alergen paling umum yang memicu rhinitis alergi. Debu halus ini terbawa angin terutama saat musim semi dan gugur, menempel di saluran pernapasan dan memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif.
2. Tungau Debu Rumah
Tungau adalah serangga mikroskopik yang hidup dan berkembang biak di tempat-tempat lembap seperti kasur, karpet, dan bantal. Kotoran tungau ini mengandung protein yang dapat memicu reaksi alergi sehingga menyebabkan rhinitis.
3. Bulu dan Sel Kulit Hewan Peliharaan
Bulu, air liur, dan kotoran hewan peliharaan seperti anjing dan kucing bisa menjadi sumber alergen yang kuat. Terpapar alergen ini dapat membuat gejala rhinitis muncul atau memburuk pada penderita alergi.
4. Jamur dan Spora
Spora jamur yang tersebar di udara, terutama di ruangan yang lembap, juga menjadi pemicu rhinitis alergi. Paparan spora jamur memperburuk kondisi pernapasan dan menyebabkan hidung berair dan gatal.
5. Polusi Udara dan Asap Rokok
Asap rokok, debu polusi dari kendaraan dan pabrik, serta bahan kimia di lingkungan dapat mengiritasi saluran hidung dan memicu respons alergi. Paparan berkepanjangan terhadap polutan ini meningkatkan risiko dan memperparah rhinitis alergi.
Pahami penyebab rhinitis alergi untuk lebih mudah melakukan pencegahan efektif agar kehidupan sehari-hari tidak terus terganggu oleh gejala bersin berlebihan, hidung tersumbat, dan rasa gatal. Konsultasi dengan dokter juga penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai penyebab alergi.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














