
NARASITODAY.COM,BOGOR- Senyum sumringah tak bisa disembunyikan dari wajah Keluarga Yoyoh, warga Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Setelah sekian lama tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH), Yoyoh dan dua anak serta suaminya yang bekerja serabutan itu, kini bisa bernafas lega karena rumahnya telah dibongkar dan dibangun kembali menjadi hunian yang lebih layak.
Kebahagiaan itu semakin lengkap saat Yoyoh yang didampingi Ibunya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Desa Bantarkaret yang telah memperjuangkan bantuan program RTLH untuk dirinya.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada pemerintah desa yang sudah mendorong, dan tak lupa juga kepada para donatur yang telah membantu,” ungkap Yoyoh penuh haru. Senin (15/09/2025).
Sementara rumah ibunya yang berada di dekat Yoyoh bakal di bangun Oktober mendatang menggunakan program BSPS dari Anggota DPRD RI.
Ditempat terpisah Kasi Kesejahteraan Desa Bantarkaret, Makmur, menjelaskan bahwa pembangunan rumah tersebut dilakukan secara swadaya dengan dukungan penuh dari seorang tokoh Bantarkaret, H. Wahyudin, yang menjadi donatur utama.
“Untuk mengawali di bulan ini ada satu kegiatan pembangunan rumah tidak layak huni yang dilakukan secara swadaya, dengan anggaran dari donatur yaitu H. Wahyudin, dan dikerjakan oleh masyarakat,” ujar Makmur.
Ia menyebut, rumah tidak layak huni di Desa Bantarkaret masih cukup banyak dan menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah desa ke depan.
Dia menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen mengawal program-program sosial agar bisa tepat sasaran. Harapannya, semakin banyak warga yang terbantu dan kesejahteraan masyarakat desa bisa meningkat.
Kini, dengan rumah barunya, Yoyoh dan keluarga bisa menata hidup dengan lebih tenang.
Senyum bahagia itu menjadi bukti bahwa sentuhan kecil dari kebijakan pemerintah mampu memberi arti besar bagi warganya.***
Wartawan : Andreas













