NARASITODAY.COM – Arab Saudi menyatakan komitmennya untuk mendukung Otoritas Palestina melalui aliansi pendanaan senilai US$ 90 juta (sekitar Rp 1,5 triliun). Pengumuman ini disampaikan di tengah meningkatnya tekanan dari pejabat Israel yang menolak pengakuan kenegaraan bagi Palestina.
Dalam pernyataan resminya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengakhiri konflik di Gaza dan membuka jalan bagi implementasi solusi dua negara. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian di kawasan.
“Implementasi solusi dua negara bukanlah hal yang mustahil,” ujar Pangeran Faisal, seraya menambahkan, “Tidak akan ada jalan menuju normalisasi dengan Israel tanpa adanya negara Palestina,” seperti dikutip dari Al-Arabiya, Jumat (26/9/2025).
Pangeran Faisal juga mengungkapkan bahwa sejumlah negara Arab dan Muslim telah menyampaikan kekhawatiran mereka kepada Presiden AS Donald Trump terkait rencana aneksasi wilayah Tepi Barat oleh Israel. Menurutnya, langkah tersebut berisiko menghambat perdamaian tidak hanya di Gaza, tetapi juga secara menyeluruh di Timur Tengah.
“Beberapa negara telah menyampaikan dengan sangat jelas kepada presiden bahaya aneksasi jenis apa pun di Tepi Barat dan risiko yang ditimbulkannya tidak hanya terhadap potensi perdamaian di Gaza, tetapi juga terhadap setiap perdamaian berkelanjutan sama sekali,” tuturnya kepada wartawan di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ia menambahkan, “Dan saya merasa yakin bahwa Presiden Trump memahami posisi negara-negara Arab dan Muslim.”***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














