Arab Saudi Umumkan Dukungan Dana untuk Palestina, Tegaskan Komitmen terhadap Solusi Dua Negara

0
Palestina
Ilustrrasi Bendera Palestina. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Arab Saudi menyatakan komitmennya untuk mendukung Otoritas Palestina melalui aliansi pendanaan senilai US$ 90 juta (sekitar Rp 1,5 triliun). Pengumuman ini disampaikan di tengah meningkatnya tekanan dari pejabat Israel yang menolak pengakuan kenegaraan bagi Palestina.

Dalam pernyataan resminya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengakhiri konflik di Gaza dan membuka jalan bagi implementasi solusi dua negara. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian di kawasan.

Baca Juga :  Lamine Yamal dan Rekan Siap Tampil Maksimal, Jadwal Barcelona LaLiga 2025/2026 Telah Dirilis!

“Implementasi solusi dua negara bukanlah hal yang mustahil,” ujar Pangeran Faisal, seraya menambahkan, “Tidak akan ada jalan menuju normalisasi dengan Israel tanpa adanya negara Palestina,” seperti dikutip dari Al-Arabiya, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga :  Rekor Baru Eksekusi Mati di Arab Saudi Tahun 2025, Lebihi Tahun Sebelumnya!

Pangeran Faisal juga mengungkapkan bahwa sejumlah negara Arab dan Muslim telah menyampaikan kekhawatiran mereka kepada Presiden AS Donald Trump terkait rencana aneksasi wilayah Tepi Barat oleh Israel. Menurutnya, langkah tersebut berisiko menghambat perdamaian tidak hanya di Gaza, tetapi juga secara menyeluruh di Timur Tengah.

“Beberapa negara telah menyampaikan dengan sangat jelas kepada presiden bahaya aneksasi jenis apa pun di Tepi Barat dan risiko yang ditimbulkannya tidak hanya terhadap potensi perdamaian di Gaza, tetapi juga terhadap setiap perdamaian berkelanjutan sama sekali,” tuturnya kepada wartawan di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga :  Israel Perpanjang Larangan Belajar Tatap Muka Karena Eskalasi Perang dengan Iran

Ia menambahkan, “Dan saya merasa yakin bahwa Presiden Trump memahami posisi negara-negara Arab dan Muslim.”***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber