
NARASITODAY.COM, SORONG – Lebih dari 700 murid dari berbagai SMA dan SMK di Kota Sorong mengikuti kegiatan Diseminasi Program Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk Pendidikan Bermutu yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang pelaksanaan TKA, mulai dari latar belakang, manfaat, hingga simulasi ujian.
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Rahmawati menjelaskan, TKA menjadi alat ukur kemampuan akademik siswa dengan standar nasional.
Menurutnya, asesmen ini bukan sekadar ujian, tetapi juga sarana bagi murid untuk mengenali potensi diri dan menentukan arah pendidikan lanjutan.
“Pelaksanaan TKA ini menjadi momen penting untuk mengetahui sejauh mana kalian memahami kemampuan akademik dibandingkan dengan murid lainnya. TKA juga membantu kalian meyakini penguasaan terhadap mata pelajaran tertentu serta memahami materi yang masih perlu diperdalam,” ujar Rahmawati di Sorong, Sabtu (4/10/2025).
Antusiasme terlihat dari para peserta yang hadir.
Joshua Drivano Klasjok, siswa SMA Negeri 3 Kota Sorong, menilai TKA mendorongnya untuk berpikir kritis dan meningkatkan hasil belajar.
Ia memilih mata pelajaran Ekonomi dan Sosiologi sebagai fokus ujian.
“Seluruh siswa kelas 12 mendapatkan pendalaman materi tambahan setiap hari sepulang sekolah. Kegiatan ini sangat membantu saya memahami TKA secara lebih mendalam,” ungkapnya.
Sementara itu, Nur’Ahzmi, siswi SMK Negeri 1 Sorong jurusan Akuntansi, mengaku mempersiapkan diri dengan mempelajari kisi-kisi dan memperdalam dua mata pelajaran pilihannya, Matematika Tingkat Lanjut serta Produk/Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK).
“Saya berharap memperoleh nilai terbaik sebagai bekal masuk perguruan tinggi negeri. Kesan saya terhadap kegiatan ini sangat baik, apalagi ini pelaksanaan TKA perdana,” tuturnya.
Senada, Gabriela Hetherda Ferdinand Sune dari SMA YPPK Agustinus mengaku TKA membuatnya lebih semangat belajar dan sadar akan kemampuan dirinya.
“Saya berharap nilai TKA nanti jadi modal utama untuk masuk ke perguruan tinggi impian. Karena itu, saya serius mengikuti tambahan pelajaran di sekolah maupun di luar sekolah,” ujarnya.
Tidak hanya siswa, para kepala sekolah juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan TKA.
Rode Lidia Momot, Kepala SMA Negeri 2 Kota Sorong, memastikan seluruh siswa kelas 12 di sekolahnya mengikuti TKA dengan dukungan penuh dari sekolah dan orang tua.
“Kami memfasilitasi tambahan pendalaman materi di luar jam sekolah agar siswa bisa meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Natali Lapik, Kepala SMA Negeri 3 Kota Sorong, menyampaikan kebanggaannya karena sekolahnya ditunjuk sebagai tuan rumah sosialisasi.
“Seluruh siswa kelas 12 sudah mendaftar dan memilih mata pelajaran. Kami berharap TKA ini memacu semangat belajar dan membantu mereka melanjutkan pendidikan sesuai minat,” tutupnya.***
Editor : Andreas












