BKN Dorong ASN Lebih Adaptif dan Transparan Lewat Rakornis di Palembang

0
BKN Dorong ASN
Badan Kepegawaian Negara (BKN) ngadain Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bareng 43 instansi daerah di wilayah kerja Kantor Regional VII BKN Palembang, Sabtu (4/10/2025).

NARASITODAY.COM, PALEMBANG– Biar urusan kepegawaian di daerah makin rapi dan transparan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) ngadain Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bareng 43 instansi daerah di wilayah kerja Kantor Regional VII BKN Palembang, Sabtu (4/10/2025).

Acara ini digelar buat evaluasi dan sinkronisasi layanan status serta kedudukan Aparatur Sipil Negara (ASN) biar semua kebijakan pusat dan daerah bisa jalan seirama.

Direktur Status dan Pemberhentian ASN Lia Rosalina bilang, Rakornis ini jadi ajang penting buat nyatuin langkah antara BKN dan instansi kepegawaian daerah, mulai dari BKD sampai BKPSDM di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, dan Bengkulu.

Baca Juga :  Pakistan Deklarasikan Perang Terbuka ke Taliban Afghanistan Usai Bentrokan Perbatasan

Rakornis ini ruang buat kita cari solusi bareng. Harapannya, layanan ASN di daerah bisa makin transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi,” ujarnya.

Ia juga dorong optimalisasi Sistem Informasi ASN (SIASN), biar pengelolaan data kepegawaian makin cepat, efektif, dan adaptif dengan era digital.

Baca Juga :  Wakil Menteri Dalam Negeri Tegaskan Sanksi Tegas untuk ASN Brebes yang Manipulasi Absensi

Nggak kalah penting, Plt. Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN, Aris Windiyanto, ngingetin kalau manajemen ASN yang baik pembangunan nasional yang sukses.

“Program Asta Cita cuma bisa jalan kalau didukung ASN yang profesional. Kinerja dan kapasitas ASN hari ini bakal ngaruh langsung ke keberhasilan visi pemerintahan,” tegasnya.

Baca Juga :  "Ngawur!" Baskara Hindia Menilai Saran Prabowo Tentang Perluasan Kelapa Sawit yang Berbahaya!

Rakornis kali ini juga ngasih ruang buat sharing dan update regulasi lewat dua sesi panel bareng para direktorat di lingkungan BKN:

Direktorat Perencanaan Kebutuhan ASN. Direktorat Pengadaan dan Mutasi ASN. Direktorat Pengelolaan Sistem Informasi & Layanan Digitalisasi Manajemen ASN. Direktorat Status dan Pemberhentian ASN.

Semua bahasan itu ngebidik satu tujuan: birokrasi modern yang efisien, profesional, dan berorientasi pelayanan publik.***

 

Wartawan : Andreas