Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

0
Gunung Lewotobi Laki-Laki
Ilustrasi Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus. Foto : gardaflores.com

NARASITODAY.COM, FLORES TIMURGunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi hebat pada Rabu malam (8/10/2025) hingga Kamis pagi. Letusan tersebut menyebabkan hujan pasir di sejumlah desa sekitar lereng gunung dan berdampak pada operasional Bandara Frans Seda Maumere.

“Hujan abu dan pasir,” ujar Kepala Desa Pululera, Paulus Sony Sang Tukan, kepada detikBali, Kamis (9/10/2025).

Akibat aktivitas vulkanik tersebut, pihak Bandara Frans Seda Maumere memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh penerbangan. “Hari ini 9 September 2025 sampai 10 September 2025 pukul 06.00 Wita, operasi penerbangan di Bandara Frans Seda ditutup sementara,” kata Kepala Bandara Frans Seda, Partahian Panjaitan, saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Gubernur California dan Oregon Bersatu Tolak Pengerahan Pasukan Trump ke Portland

Ia menambahkan bahwa dua rute penerbangan, yakni Maumere-Kupang dan Kupang-Maumere, telah dibatalkan. “Maumere-Kupang, Kupang-Maumere cancel,” imbuhnya.

Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat meletus sebanyak empat kali dalam kurun waktu semalam. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu setinggi 2.000 hingga 5.000 meter dengan asap berwarna kelabu. Hujan pasir dan kerikil dilaporkan mencapai wilayah permukiman yang berada di luar zona aman.

Baca Juga :  Pemerintah Targetkan Mandatori E10 pada 2028, Relaksasi Cukai Etanol Dikaji

Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kornelis Missa, menjelaskan bahwa letusan gunung setinggi 1.584 meter itu disertai amplitudo antara 22,2 hingga 47,3 milimeter dan berlangsung selama 76 hingga 350 detik.

“Erupsi disertai suara gemuruh lemah hingga kuat, teramati sinar api pada puncak kawah Lewotobi Laki-Laki dari CCTV Nurabelen,” ungkap Kornelis dalam keterangan resmi yang diterima Kamis pagi.

Baca Juga :  Soroti Bahaya Longsor, DPRD Kabupaten Bogor Tegaskan Pemda Wajib Amankan Libur Nataru

Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi. Kornelis juga memperingatkan potensi banjir lahar hujan di sejumlah sungai yang berhulu di puncak gunung.

“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawokote,” tandasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com