Malaysia Tangani Skandal Naturalisasi Pemain dengan Hukuman Tegas untuk Pejabat

0
naturalisasi
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menskors Sekjen Noor Azman Rahman di tengah penyelidikan skandal kewarganegaraan tujuh pemain naturalisasi yang dilarang FIFA. Foto : detak.media

NARASITODAY.COM, KUALA LUMPUR – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi menskors Sekretaris Jenderalnya, Noor Azman Rahman, pada Jumat (17/10/2025), sebagai langkah awal dalam penyelidikan skandal kelayakan tujuh pemain naturalisasi yang tengah menjadi sorotan. FAM juga mengumumkan pembentukan komite independen untuk menyelidiki dugaan pelanggaran serius terkait status kewarganegaraan para pemain tersebut.

Awal pekan ini, FAM mengajukan banding atas keputusan FIFA yang melarang tujuh pemain kelahiran luar negeri membela tim nasional Malaysia. FIFA menuduh bahwa dokumen yang diserahkan untuk membuktikan keturunan Malaysia para pemain tersebut merupakan hasil rekayasa.

Baca Juga :  Messi Terus Ukir Sejarah, Jadi Raja Assist Piala Dunia Usai Bawa Argentina ke Perempat Final

Dalam penyelidikan, FIFA menyatakan bahwa tidak satu pun dari pemain yang membantu kemenangan Malaysia 4-0 atas Vietnam pada Juni lalu memiliki orang tua atau kakek-nenek yang lahir di Malaysia.

Meski demikian, FAM membantah telah melakukan pelanggaran secara sengaja. “Kami akan membentuk komite independen untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi, agar kami dapat memberikan jawaban yang lebih baik atas semua ini,” ujar Wakil Presiden FAM, S. Sivasundaram, dikutip dari AFP.

Baca Juga :  Fabricio Andrade Bertekad Buktikan Diri Sebagai Petarung Terbaik di Dunia

Ia juga menegaskan bahwa skors terhadap Sekjen FAM dilakukan agar proses investigasi dapat berjalan tanpa hambatan. “Sekretaris Jenderal FAM, Noor Azman Rahman, diskors efektif hari ini agar komite dapat menjalankan tugasnya,” katanya dalam konferensi pers.

Ketujuh pemain yang terkena larangan FIFA adalah Hector Hevel, Jon Irazabal, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, dan Joao Brandao Figueredo. Selain larangan bermain, FIFA juga menjatuhkan denda sebesar US$440.000 kepada FAM. Kasus ini kini tengah ditangani oleh komite banding FIFA untuk menentukan keputusan akhir.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Bogor Run 2025, Harap Jadi Agenda Tahunan

Sementara itu, Nepal turut mengambil langkah hukum dengan mengajukan banding kepada FIFA pada Kamis, agar hasil kekalahan 2-0 mereka dari Malaysia pada Maret lalu dibatalkan. Dalam pertandingan tersebut, Hector Hevel mencetak gol pembuka untuk Malaysia.

Dalam klasemen Grup F kualifikasi Piala Asia, Malaysia saat ini memimpin dengan 12 poin, diikuti Vietnam dengan sembilan poin, Laos dengan tiga poin, dan Nepal di posisi terbawah tanpa poin dari empat pertandingan.***

Sumber : detik.com