Belasan Ekor Kambing di Pamijahan Tewas Serentak, ini Penyebabnya

0
Kebakaran
Kondisi kambing sudah dalam keadaan terpanggang, akibat kandangnya terbakar hebat. Foto (Damkar Leuwiliang)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Kepanikan melanda warga Kampung Kaung Gading, Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (28/10/2025) malam.

Sebuah kandang kambing yang berdekatan dengan permukiman warga terbakar hebat diduga akibat korsleting listrik.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Warga terlihat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Sekitar dua unit mobil pemadam kebakaran di terjunkan kelokasi.

Baca Juga :  Ekonomi Jadi Tumit Achilles Trump dalam Konflik Tujuh Minggu Lawan Iran

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.36 WIB itu menghanguskan satu kandang beserta 19 ekor kambing di dalamnya.

Api diduga berasal dari percikan listrik pada lampu penerangan yang dipasang di dalam kandang.

“Berawal dari korsleting listrik lampu di dalam kandang kambing, kemudian percikan api menyambar dan membakar seluruh bagian kandang,” ujar Komandan Regu II Sektor Leuwiliang Damkar Kabupaten Bogor, Nandang Iskandar, saat dikonfirmasi Rabu (29/10/2025).

Baca Juga :  Kacau! Speaker GBK ‘Nge-prank’ Pengunjung dengan Suara Tak Pantas, Ini Penjelasannya

Menurut Nandang, petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan dalam memadamkan api karena minimnya sumber air di sekitar lokasi.

Namun setelah berjuang selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan.

“Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam sepuluh menit, dengan bantuan dua unit mobil pemadam yang kami kerahkan ke lokasi,” jelasnya.

Beruntung, kebakaran tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Namun seluruh kambing yang berada di dalam kandang tewas terpanggang.

Baca Juga :  Desa Kalongliud Gelar Bimtek Tingkatkan Kapasitas Kelompok Tani dan Peternak

“Kobaran api hanya membakar kandang kambing beserta isinya, tidak menjalar ke objek lain. Untuk total kerugian masih dalam pendataan,” katanya.

Dia mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik di area peternakan.

“Kami himbau warga untuk selalu hati-hati,” pungakasnya.***

Wartawan : Andreas