Otoritas Oita Bekerja Keras Padamkan Kebakaran, Satu Warga Hilang

0
Kebakaran
Ilustrasi Petugas pemadam kebakaran. Foto : Istock

MARASITODAY.COM, JEPANGKebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Oita, Jepang Selatan, memaksa ratusan warga mengungsi dan menyisakan kekhawatiran karena satu warga dilaporkan masih hilang. Otoritas setempat menyatakan situasi darurat masih genting setelah api merambat ke area pegunungan di dekat pemukiman.

Pemerintah Prefektur Oita melaporkan dalam pernyataan resminya bahwa musibah yang terjadi pada Selasa (18/11/2025) malam waktu setempat itu telah memaksa sebanyak 115 rumah tangga, atau setara 175 warga, untuk meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di pusat evakuasi.

Baca Juga :  IBA Sebut IOC Langgar Kesetaraan Gender, Gugat Penggunaan Atlet Transgender di Tinju Olimpiade

Kekhawatiran utama saat ini adalah nasib satu warga yang belum ditemukan. “Saat ini satu orang masih hilang dan upaya pencarian terus dilakukan oleh tim darurat,” kata seorang pejabat pemerintah prefektur Oita, dikutip dari AFP pada Rabu.

Perjuangan Melawan Api di Area Pegunungan

Baca Juga :  Tiga Meninggal dari 13 Kasus Leptospirosis di Bogor, Dinkes Giat Sosialisasi

Stasiun penyiaran nasional NHK menayangkan gambar dramatis dari lokasi kejadian: pusat evakuasi darurat yang dipenuhi oleh warga, serta gumpalan asap putih tebal yang terus membumbung tinggi dari lokasi kebakaran.

Upaya pemadaman masih dilakukan secara intensif oleh petugas pemadam kebakaran, yang kini berjuang keras menahan api agar tidak meluas lebih jauh setelah menjalar ke area gunung di dekat pemukiman. Lingkungan permukiman yang berdekatan dengan hutan atau pegunungan membuat pengendalian api menjadi tantangan besar bagi tim darurat.

Baca Juga :  60 Makam di Cibungbulang Terancam Tergusur Proyek Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur

Selain kerugian material, insiden ini juga menyebabkan gangguan infrastruktur. Pemerintah menyebut sekitar 350 rumah tangga mengalami pemadaman listrik total akibat insiden tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diumumkan, sementara otoritas setempat terus memantau kemungkinan meluasnya area yang terdampak.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com