NARASITODAY.COM – Kotoran telinga bercampur darah sering dianggap sepele, padahal bisa jadi tanda cedera serius hingga infeksi yang memerlukan penanganan cepat. Hindari membersihkan telinga dengan korek kuping karena justru memicu perdarahan, dan segera periksa ke dokter jika gejala berlanjut.
- Cedera Saluran Telinga oleh Benda Tajam
Penggunaan korek kuping atau cotton bud terlalu dalam menyebabkan goresan dinding saluran telinga yang berdarah dan bercampur serumen. Biarkan telinga sembuh alami tanpa alat pembersih, tapi konsultasi dokter jika nyeri atau pendarahan tak berhenti. - Infeksi Telinga Tengah atau Luar
Bakteri atau virus memicu peradangan parah yang merobek kulit telinga, disertai demam, sakit, dan gangguan pendengaran. Pengobatan memerlukan antibiotik atau tetes telinga resep dokter untuk cegah komplikasi permanen. - Gendang Telinga Pecah
Trauma, infeksi, atau tekanan mendadak merobek gendang telinga, menyebabkan darah keluar bersama kotoran. Sembuh sendiri dalam minggu, tapi periksa medis untuk hindari infeksi lanjutan. - Barotrauma akibat Perubahan Tekanan
Naik pesawat, menyelam, atau ketinggian ekstrem menekan gendang telinga hingga pecah dan berdarah. Gejala seperti telinga berdengung hilang sementara, tapi dokter perlu evaluasi. - Dermatitis atau Cedera Kulit Telinga
Iritasi dari earphone lama, alergi, jerawat, atau eksim menyebabkan kulit telinga luka dan berdarah. Gunakan salep antiinflamasi dokter dan hindari pemicu untuk pemulihan cepat.
Jangan abaikan kotoran telinga berdarah karena bisa jadi pertanda tumor atau kolesteatoma langka; perawatan dini cegah gangguan pendengaran permanen.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














