NARASITODAY.COM, JAKARTA – Tujuh hari setelah kepergian Epy Kusnandar, suasana haru kembali menyelimuti kediaman keluarga di Ciganjur, Jakarta Selatan. Pada malam tahlilan, rumah duka dipadati pelayat yang datang untuk mendoakan dan mengenang sosok aktor yang begitu dicintai masyarakat.
Karina Ranau, istri almarhum, mengaku tak menyangka begitu banyak orang hadir. Kehadiran para pelayat menjadi pengingat betapa besar cinta dan rasa kehilangan yang ditinggalkan Epy.
“Gak nyangka seramai ini. Banyak banget orang-orang yang sayang sama beliau, yang cinta dan mendoakan Kang Epy,” ucap Karina dengan suara bergetar.
Di tengah duka yang masih kuat, Karina melihat sebuah hikmah. Kepergian suami yang selama ini menjadi tiang keluarga justru membuat hubungan dirinya dan ketiga putranya—Damar Rizal Marzuki, Qodrat, dan Quentin—makin erat.
“Sejak kepergian Papi, kita makin bersatu. Hikmahnya di situ,” ujarnya pelan.
Karina juga menyampaikan betapa besar ketegaran anak-anaknya. Mereka mampu menemani dan menyaksikan detik-detik terakhir almarhum, sesuatu yang bagi Karina terasa sangat berat.
“Mereka luar biasa tegar. Jauh beda sama saya yang kerjaannya cuma nangis. Sampai sekarang pun masih kayak mimpi,” tuturnya.
Meski masih tenggelam dalam kesedihan, Karina berusaha menatap masa depan. Ia menegaskan dirinya siap mengambil peran sebagai penopang keluarga, memastikan pendidikan dan kebutuhan anak-anak tetap berjalan.
“Saya harus bekerja keras. Anak-anak masih sekolah, kita harus hidup, harus bertahan dalam kondisi apa pun,” kata Karina menutup percakapan. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detikhot














