Terjatuh ke Kaktus, Sabrina Carpenter Ungkap Drama di Balik Syuting ‘Manchild’

0
Sabrina Carpenter. Foto: MV Manchild

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Meski dikerjakan oleh tim profesional, proses syuting video musik Manchild milik Sabrina Carpenter tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sabrina membagikan momen lucu sekaligus menyakitkan yang ia alami selama pengambilan gambar.

Saat hadir di Late Night with Seth Meyers, penyanyi Go Go Juice itu menceritakan pengalaman syuting di alam terbuka yang ternyata penuh tantangan.

“Aku jatuh ke kaktus,” ungkap Sabrina sambil tertawa malu, dikutip dari People, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga :  Setelah Ajukan Cerai, Andre Taulany Kini Hadapi Gugatan Balik Erin soal Harta dan Nafkah

Ia mengatakan refleks tertawa saat merasa sakit, namun kemudian justru menangis. Meski ada tenaga medis yang berjaga, sisanya ia habiskan dengan mengambil duri kaktus yang menancap di tubuhnya.

Meski begitu, Sabrina merasa bangga dengan hasil akhir video Manchild, yang membutuhkan tiga hari produksi dan menampilkan 37 outfit berbeda.

“Syutingnya sangat ambisius. Mungkin ini proyek terbesar yang pernah aku kerjakan. Aku bersyukur bisa membuat produksi impianku, meski harus menahan banyak rasa sakit,” tuturnya.

Baca Juga :  Lee Seung Gi dan Lee Da In Sambut Kelahiran Anak Kedua, Putra Pertama Lahir Sehat

Ia menambahkan bahwa konsep visualnya memang dibuat megah dan tidak biasa untuk musik pop, sehingga video ini punya arti spesial baginya. Sabrina juga senang karena video tersebut mendapat respons positif.

Manchild, single utama dari album Man’s Best Friend, berhasil masuk nominasi Record of the Year, Song of the Year, dan Best Pop Solo Performance di Grammy tahun ini.

Baca Juga :  Dua Kali Masuk Rumah Sakit, Glenn Alinskie Operasi dan Didampingi Chelsea Olivia

Sabrina sebelumnya juga berbagi cerita di Instagram pada Juni 2025 mengenai makna lagu tersebut. Ia menulis bahwa Manchild diciptakan secara spontan bersama Amy dan Jack, namun justru menjadi salah satu pengalaman kreatif terbaiknya.

Menurutnya, lagu itu menjadi semacam soundtrack masa mudanya—masa yang membingungkan sekaligus menyenangkan. Ia menggambarkan suara lagu tersebut seperti “eye roll penuh kasih sayang” dan terasa seperti road trip musim panas tanpa akhir. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : detikpop