Volume Kendaraan Keluar Jabodetabek Mencapai Puncaknya, Siap-siap Macet dan Perjalanan Panjang!

0
puncak arus
Arus mudik dan wisata libur Natal 2025 mulai memadati gerbang tol keluar Jakarta, Sabtu (20/12/2025).Foto : merdeka.com

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Gelombang pemudik dan wisatawan mulai memadati gerbang-gerbang tol utama keluar Jakarta seiring dimulainya libur Hari Raya Natal 2025. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) memprediksi puncak arus lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek jatuh pada hari ini, Sabtu (20/12/2025).

Sebanyak 197.948 kendaraan diperkirakan akan memadati jalan tol, melonjak 14,1% dibandingkan volume lalu lintas normal. Deretan lampu merah rem kendaraan yang merayap di bawah langit mendung mulai menjadi pemandangan di titik-titik krusial seperti Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jagorawi sejak dini hari.

Angka tersebut merupakan akumulasi dari empat “pintu pelarian” utama warga ibu kota, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Baca Juga :  Ternyata Ini Penyebabnya! 5 Faktor yang Membuat Daun Telinga Bisa Layu, Salah Satunya Karena Kebiasaan Sehari-hari

Menanggapi lonjakan volume kendaraan ini, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menegaskan bahwa seluruh layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group telah disiagakan secara optimal. Fokus utama tertuju pada rute-rute favorit yang kerap mengalami penyumbatan.

“Potensi terjadinya kepadatan di lajur akan kami antisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan di jalan tol favorit untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas lebih cepat lagi. Melalui diskresi kepolisian, Jasa Marga juga siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, dengan menempatkan petugas dan rambu-rambu pendukung,” ujar Rivan dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).

Data distribusi menunjukkan bahwa mayoritas warga Jabotabek masih memilih arah Timur sebagai destinasi utama. Sebanyak 144.806 kendaraan (43,8%) bergerak menuju Trans Jawa dan Bandung.

Baca Juga :  Kebijakan Baru Sumur Minyak Rakyat Diharapkan Tingkatkan Produksi dan Pemerataan Ekonomi

Secara rinci, perjalanan menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencatatkan 73.718 kendaraan (naik 9,2%), sementara arah Trans Jawa via GT Cikampek Utama mencapai 71.088 kendaraan (naik 10,5%). Sementara itu, arah Barat menuju Merak mencatat 106.406 kendaraan, dan arah Selatan menuju kesejukan Puncak mencapai 79.295 kendaraan.

Jejak peningkatan arus sebenarnya sudah mulai terasa sejak H-7 lalu. Antara Kamis (18/12) hingga Sabtu pagi (20/12), tercatat 330.507 kendaraan telah mencuri start untuk meninggalkan hiruk-pikuk Jakarta, naik 5,9% dari kondisi normal.

Demi kenyamanan bersama, Rivan mengingatkan para pengguna jalan untuk bijak memilih waktu keberangkatan. Ia menyarankan untuk menghindari jendela waktu sibuk, yakni antara pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

Baca Juga :  Satu Bulan Mengabdi, KKN UIN Jakarta Tinggalkan Kesan Mendalam di Bantarkaret

Sebagai insentif, Jasa Marga juga menawarkan diskon tarif tol sebesar 20% di Trans Jawa dan Trans Sumatra yang berlaku pada tanggal 22, 23, dan 31 Desember 2025, serta periode panjang untuk ruas tertentu hingga 10 Januari 2026.

Menutup keterangannya, Rivan memberikan pesan mendalam bagi para pengendara yang tengah menempuh perjalanan jauh. “Kami mengimbau pengguna jalan tol untuk berhati-hati dalam berkendara di waktu hujan, mengantisipasi perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM, dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com