Kekalahan Mengerikan Jake Paul, Wajah Hancur dan Perdebatan Etika Promotor Tinju Internasional

0
Jake Paul
Kekalahan KO Jake Paul dari Anthony Joshua di Kaseya Center, Miami, tak hanya menyisakan luka fisik berupa patah rahang parah, tetapi juga memicu kontroversi di luar ring.Foto : sairerinews.com

NARASITODAY.COM, MIAMI – Ring tinju Kaseya Center, Miami, menjadi saksi bisu berakhirnya ambisi Jake Paul di tangan Anthony Joshua (AJ). Dalam duel kelas berat yang berlangsung pada 19 Desember lalu, sang YouTuber yang beralih profesi menjadi petinju itu harus menerima kenyataan pahit setelah kalah KO di ronde keenam.

Namun, drama sesungguhnya justru pecah di luar ring, saat sang ibu, Pam Stepnick, meluapkan kemarahannya atas kondisi tragis sang putra dan sikap dingin promotor pertandingan.

Kekalahan Paul kali ini meninggalkan bekas yang sangat nyata. Hantaman bertubi-tubi dari Joshua memaksa wasit menghentikan pertarungan, namun kerusakan sudah terjadi. Paul menderita patah rahang yang parah, dengan darah yang mengalir deras dari mulutnya saat bel akhir berbunyi.

Baca Juga :  Pembinaan Atlet Muda Jadi Kunci ESI Jakarta Wujudkan Mimpi Esports Indonesia Mendunia

Melalui video yang viral di media sosial, terlihat Paul harus menjalani operasi besar untuk menyambung kembali rahangnya. Kondisi fisiknya memprihatinkan; pipi bengkak parah dan kesulitan untuk sekadar makan atau menggerakkan mulut. Wajahnya yang biasa menghiasi layar digital kini terbalut perban medis.

Melihat kondisi anaknya yang hancur, Pam Stepnick tidak tinggal diam. Dalam bincang-bincang di podcast Impaulsive, Pam meledak dan secara khusus membidik promotor Eddie Hearn. Ia menilai Hearn bersikap arogan dan seolah menikmati penderitaan anaknya di atas ring.

Baca Juga :  Liverpool Akhiri Paceklik Kemenangan, Mohamed Salah Cetak Gol ke-250 untuk Klub

“Saya ingin masuk ring dan memukul Eddie Hearn, misalnya, karena saya tidak suka wajah sombongnya,” kata Pam dengan nada geram.

Ia menambahkan, “Dia benar-benar berpikir dia lebih baik dari semua orang di dunia. Jake sedang berjuang di sana, sementara dia duduk di sana tersenyum seperti kucing yang menelan burung canary. Coba tebak, apakah dia benar-benar masuk ring?”

Meski bertarung dengan beringas di ring, Anthony Joshua justru menunjukkan sikap yang berbeda jauh dengan sang promotor. Pam mengungkapkan kekagumannya pada sisi kemanusiaan AJ yang sempat menembus kerumunan demi menemuinya secara pribadi.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bogor Buka Bogor Gelut, Cari Bakat Tinju Muda untuk Porprov 2026

“Tentu saja, itu menjijikkan bagiku (sikap promotor), itu menjijikkan. Saya tidak suka itu,” lanjut Pam.

“Bahkan Anthony Joshua punya sikap berkelas dan meminta maaf pada saya. Dia menembus kerumunan dan datang kepada saya lalu berkata, ‘Ibu, ketahuilah, ini hanya tinju. Ini hanya permainan tinju’,” ungkap Pam menirukan ucapan AJ.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi Paul dan timnya tentang risiko nyata di kelas berat. Kini, sementara Paul berjuang di ruang pemulihan untuk menyembuhkan wajahnya, perdebatan mengenai etika promotor dan keselamatan petinju kembali memanas di dunia tinju internasional.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com