Mitos atau Fakta: Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Pare?

0
ilustrasi sambal pare (commons.wikimedia.org/flickr.com/photos/sfllaw/2379711034/)

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Pare kerap dihindari sebagian ibu hamil karena rasanya yang pahit dan anggapan bahwa sayuran ini bisa memicu kontraksi rahim. Namun, benarkah pare berbahaya untuk kehamilan, atau justru menyimpan manfaat jika dikonsumsi dengan bijak?

Di balik rasa pahitnya, pare ternyata kaya nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan. Sayuran hijau ini mengandung folat, vitamin C, vitamin A, serta berbagai mineral seperti kalsium, zat besi, dan zinc yang berperan penting dalam mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. Kandungan seratnya juga membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Baca Juga :  Hindari Obat! Ini 5 Gaya Hidup Sehat untuk Stabilkan Kolesterol 

Meski begitu, konsumsi pare tetap perlu diperhatikan. Pare mengandung senyawa alami seperti alkaloid, termasuk vicine, yang dalam jumlah berlebihan berpotensi menimbulkan efek samping. Sejumlah studi pada hewan menunjukkan bahwa vicine dapat merangsang kontraksi rahim, meski hingga kini belum ada penelitian langsung pada manusia.

Baca Juga :  Bahas Tuntas 5 Cara Orangtua Membangun Komunikasi dengan Anak ISTP

Para ahli menyarankan ibu hamil untuk tidak mengonsumsi pare secara berlebihan, terutama bagian bijinya yang diketahui mengandung vicine paling tinggi. Pare sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk sayur matang dan dalam porsi wajar agar manfaatnya tetap bisa dirasakan tanpa meningkatkan risiko.

Baca Juga :  Mau Cemilan Pedas Nampol? Coba Resep Cilok Mercon Tulang Rangu yang Super Pedas

Kesimpulannya, pare bukanlah makanan yang sepenuhnya terlarang bagi ibu hamil. Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi yang tidak berlebihan, pare masih bisa menjadi bagian dari menu sehat selama kehamilan. Namun, jika ragu atau memiliki kondisi kehamilan tertentu, berkonsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah terbaik. (MG3) 

 

Editor : Mutiara

Sumber : idntimes.com