Tanggapi Broken Strings, Kak Seto Justru Dibanjiri Kritik Warganet

0
Kak Seto. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Psikolog anak Seto Mulyadi, yang dikenal sebagai Kak Seto, membagikan unggahan di Instagram Stories yang diduga berkaitan dengan memoar Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings. Namun, unggahan tersebut justru memicu gelombang kritik dan hujatan dari publik.

Sebelum klarifikasi itu disampaikan, banyak warganet sudah lebih dulu meluapkan kekecewaan kepada Kak Seto. Hal ini berkaitan dengan kasus yang pernah dilaporkan Aurelie Moeremans terhadap sosok bernama Bobby, di mana Kak Seto dinilai tidak memberikan solusi yang jelas saat itu.

Baca Juga :  Drama Besar! Fuji Tersentak Setelah Adminnya Kabarnya Gelapkan Rp1 Miliar

Diketahui, Aurelie bersama sang ibu, Sri Sumarti, sempat mendatangi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang berada di bawah binaan Seto Mulyadi. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan mengenai hasil mediasi yang dilakukan. Kondisi tersebut membuat masyarakat ramai-ramai menyampaikan kritik tajam melalui kolom komentar Instagram Kak Seto.

Menanggapi hal itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) tersebut memberikan penjelasan panjang lebar terkait penanganan kasus yang dialami Aurelie di masa lalu. Ia mengajak publik untuk menyikapi persoalan ini secara tenang dan tidak memelintir fakta yang ada.

Baca Juga :  Tokoh Anak Nasional Kak Seto Alami Stroke Ringan, Kini Jaga Pola Hidup Sehat

Dalam pernyataannya, Kak Seto mengklaim telah berusaha maksimal sesuai dengan kapasitas dan tanggung jawabnya pada saat kejadian berlangsung. Ia juga menekankan agar kisah yang tertuang dalam Broken Strings tidak dijadikan ajang untuk saling menuding, memfitnah, atau menyerang pihak tertentu.

Kak Seto turut menegaskan bahwa jika kasus lama dari tahun 2010 kembali diangkat pada tahun 2026, sebaiknya hal tersebut tidak dimanfaatkan untuk mengubah makna fakta maupun melancarkan serangan personal terhadap pihak mana pun.

Baca Juga :  Perjalanan Sulit Baim Wong: Dari Krisis Finansial hingga Bangkit Lewat YouTube

Meski demikian, pernyataan tersebut justru memicu kemarahan publik. Banyak warganet menilai klarifikasi Kak Seto kurang menunjukkan empati terhadap Aurelie Moeremans sebagai korban child grooming.

Sejumlah komentar pedas pun bermunculan di media sosial. Warganet mengkritik sikap Kak Seto yang dinilai terlalu netral dan tidak berpihak pada korban, bahkan menyebut respons tersebut gagal memberikan rasa keadilan dan dukungan emosional bagi korban yang baru berani bersuara setelah bertahun-tahun. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : insertlive.com