
NARASITODAY.COM, BOGOR- Dua kendaraan angkutan material terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur tanjakan panjang Keramat, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk engkel berwarna merah bermuatan bata hebel dan batu, serta satu unit kendaraan L300 hitam yang diketahui dalam kondisi tanpa muatan.
Menurut keterangan warga setempat Uya mengatakan, kecelakaan di jalur tersebut bukan kali pertama terjadi.
Ia menyebut, ruas jalan dengan turunan panjang itu memang kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Diduga engkel bermuatan material itu mengalami rem blong. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi di sini,” kata Uya saat dihubungi wartawan melalui pesan WhatsApp.
Beruntung pada saat kejadian, bukan tengah jam pulang sekolah. Sehingga korban dalam insiden tersebut nihil.
“Beruntungnya saat kejadian bukan jam anak-anak pulang sekolah yang mana anak-anak sekolah pulang pergi berjalan kaki sejauh 2,5 kilo melalui akses itu,” bebernya.
Ia menjelaskan, truk engkel diduga melaju dari arah atas, sementara L300 datang dari arah berlawanan setelah mengantar material.
Kedua kendaraan kemungkinan berpapasan di jalur turunan saat truk engkel kehilangan kendali.
“Engkel dari atas, L300 dari bawah. Kemungkinan pas berpapasan, engkel itu lolos rem,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk engkel mengalami luka dan langsung dilarikan ke puskesmas Nanggung untuk mendapatkan perawatan medis.
“Tadi sopirnya sudah dibawa ke puskesmas,” kata Uya.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur turunan panjang Malasari, terutama kendaraan bermuatan berat.
“Kita selalu ingatkan pengendara supaya cek pengereman dulu. Turunan ini cukup panjang. Biasanya pengendara motor juga kita sarankan berhenti sebentar buat mendinginkan rem,” tuturnya.
Dia berharap, akses jalan tersebut untuk segera dilakukan penanganan atau pelebaran jalan dari dinas terkait. Karena seringnya bahkan puluhan menelan korban.
“Ya warga berharap untuk dinas terkait segera melakukan pelebaran jalan ini, karena sudah amat sering terjadi laka,” tutupnya.
Wartawan : Andreas













