NARASITODAY.COM, KARANGASEM- Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Kabupaten Karangasem, Bali, pada Minggu (1/2/2026) malam. Gempa terjadi pukul 20.29 WIB dan dirasakan oleh masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 8,49 derajat Lintang Selatan dan 115,66 derajat Bujur Timur, atau tepatnya di laut pada jarak sekitar 22 kilometer tenggara Karangasem, dengan kedalaman 9 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.
Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar naik dengan kombinasi mendatar atau oblique thrust fault.
Dampak gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Karangasem dengan intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang melintas.
Hingga saat ini, belum terdapat laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
BMKG juga menyebutkan, hingga pukul 20.43 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III Denpasar mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami retakan serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.
BMKG menegaskan, informasi resmi terkait gempabumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG, situs web www.bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG.
Wartawan : Andreas














