Puan Dorong Evaluasi Pendidikan Usai Tragedi Siswa SD di NTT

0
Foto: Istimewa

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Tragedi meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, menjadi perhatian banyak pihak. Ketua DPR RI Puan Maharani menilai peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya sistem pendidikan yang lebih peka terhadap kondisi sosial dan psikologis anak.

Puan menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa anak berusia 10 tahun tersebut. Ia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan tidak hanya sebatas akses sekolah gratis, tetapi juga mencakup perlengkapan penunjang belajar yang kerap menjadi beban bagi keluarga kurang mampu.

Baca Juga :  Gaji Rata-Rata Buruh Stagnan di Rp3,33 Juta, Jurang Gender dan Pendidikan Kian Nyata

Menurut Puan, kasus ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pendidikan agar lebih ramah anak dan inklusif. Sekolah diharapkan mampu memetakan kondisi peserta didik, termasuk latar belakang ekonomi dan kesehatan mental, sehingga anak tidak merasa tertekan dalam proses belajar.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Raih Penghargaan UHC Award Pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Jabar

Selain aspek pendidikan, Puan juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan psikologi anak. Ia menilai tekanan ekonomi dan keterbatasan sosial dapat berdampak besar pada kondisi emosional anak jika tidak mendapat pendampingan yang memadai.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Keselamatan Warga dan Perlindungan Lingkungan sebagai Prioritas Utama

Puan berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama bagi pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memperkuat sistem perlindungan anak. Ia juga mendorong agar program pendidikan diselaraskan dengan bantuan sosial guna mencegah peristiwa serupa terulang di masa depan. (MG3) 

Editor : Mutiara

Sumber : detik.com