Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Minta Ketua DPK Perkuat SDM dan Dilarang Rangkap Jabatan

0
KNPI
DPD KNPI Kabupaten Bogor menggelar Rapat Koordinasi dan Orientasi dengan 40 Ketua DPK KNPI Terpilih se-Kabupaten Bogor, di Ruang Rapat Kantor Bupati Bogor, Jumat (13/2/2026). Foto : Ist

NARASITODAY.COM, BOGOR — Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, menegaskan bahwa para Ketua DPK KNPI tingkat kecamatan harus menunjukkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan yang lebih baik dibanding pemuda lainnya.

Penegasan itu disampaikan dalam arahannya kepada para Ketua DPK KNPI terpilih, Jumat (13/2/2026).

Wahyudi mengingatkan agar para ketua tidak hanya tampil aktif secara simbolis, tetapi juga memiliki data dan pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang jelas di wilayahnya masing-masing.

“Jangan sampai kita terlihat tidak berdaya, bajunya keren, sering posting di Instagram, tapi ketika ditanya di mana SDM-nya, tidak bisa menjawab. Tolong jangan sampai terjadi hal seperti itu,” tegasnya.

Baca Juga :  DPD KNPI Bogor Bimtek Pemuda Mengenai "Content Creator" di Era Digital

Menurutnya, jabatan Ketua KNPI Kecamatan merupakan amanah yang mencerminkan kemampuan dan potensi kepemimpinan.

Karena itu, setiap ketua diminta mampu menjadi teladan sekaligus menjembatani para pemuda di wilayahnya agar dapat berkembang hingga tingkat kabupaten melalui pembinaan dan pelatihan yang terarah.

Ia juga meminta seluruh DPK segera melakukan pendataan pemuda di masing-masing kecamatan guna memetakan potensi yang dapat dikembangkan dan dilibatkan dalam program peningkatan kapasitas.

Baca Juga :  KDM Takziah ke Keluarga Linmas Korban Longsor di Dramaga, bilang Begini

Selain penguatan SDM, Wahyudi menyampaikan adanya kesepakatan bersama Ketua Karang Taruna atas arahan Bupati Bogor terkait larangan rangkap jabatan.

Pengurus KNPI tidak diperbolehkan merangkap sebagai pengurus Karang Taruna, begitu pula sebaliknya.

Bagi pengurus yang ingin berpindah organisasi, diwajibkan menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi.

Kebijakan tersebut diambil agar pembinaan kedua organisasi kepemudaan dapat berjalan lebih fokus dan terarah, mengingat masing-masing memiliki pola dan karakter kerja yang berbeda.

Baca Juga :  Sekolah Pranikah Kolaborasi Pemkab Bogor dan IPB University Cetak Wisudawan 

Meski demikian, anggota kedua organisasi tetap diperbolehkan mengikuti kegiatan desa yang melibatkan KNPI maupun Karang Taruna.

Ke depan, terdapat wacana pembentukan KNPI tingkat desa yang kemungkinan akan dibahas dalam kongres mendatang.

Wahyudi pun mengimbau seluruh Ketua DPK untuk serius membentuk kepengurusan hingga tingkat ranting desa sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi ke depan.

Wartawan : Andreas