Penembakan Massal Kembali Guncang South Carolina State University

0
South Carolina State
South Carolina State University.Foto : edscoop.com

NARASITODAY.COM, SOUTH CAROLINA Penembakan massal di kompleks hunian mahasiswa Hugine Suites, Universitas South Carolina State, menewaskan dua orang dan melukai satu lainnya pada Kamis malam (12/2/2026). Insiden ini memicu penguncian kampus selama delapan jam dan pembatalan kelas Jumat, menambah kekhawatiran di institusi bersejarah ini yang baru pulih dari kekerasan serupa.

“Para pejabat universitas belum mengkonfirmasi identitas para korban atau kondisi orang yang terluka,” kata universitas tersebut dalam sebuah unggahan media sosial pada hari Jumat (13/2/2026), di AFP. “Kampus tetap ditutup sementara.”

Baca Juga :  Lapangan Sepak Bola Desa Bantarkaret Terabaikan, Dipenuhi Rumput Liar

Penembakan terjadi sekitar pukul 21.15 waktu setempat di sebuah kamar asrama, melibatkan tiga pria yang terluka tembak. Satu korban tewas di tempat, satu lagi di fasilitas medis, sementara kondisi korban ketiga belum diungkap.

Pihak universitas tidak menyebutkan apakah ada tersangka ditahan, meski lembaga penegak hukum setempat membantu patroli kampus. Universitas dengan 3.000 mahasiswa ini kini dipimpin South Carolina Law Enforcement Division (SLED) untuk investigasi.

Baca Juga :  5 Fakta Menarik tentang Perut yang Terlihat Ramping di Pagi Hari!

Insiden ini merupakan penembakan fatal kedua tahun ini di kampus yang sama, setelah dua kejadian pada Oktober selama homecoming satu menewaskan wanita 19 tahun di kompleks serupa dan melukai satu orang lagi. Kekerasan bersenjata di AS, di mana senjata api mudah didapat, terus menewaskan ribuan orang tiap tahun, termasuk kejadian terkini di Kanada yang menewaskan sembilan orang.

Baca Juga :  Dekranasda Kabupaten Bogor Gelar Rakerda Tahun 2024, Evaluasi Program dan Rumuskan Strategi Baru

Kampus historically Black ini, terletak 40 mil selatan Columbia, kini menyediakan layanan konseling bagi mahasiswa yang trauma. Di balik gedung asrama yang sunyi, insiden berulang menggambarkan bayang-bayang ketakutan yang menghantui generasi muda Amerika.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com