Jembatan Lukut Jadi Titik Nongkrong Ngabuburit, Karang Taruna Dorong Pembangunan Alun-Alun Kecamatan Nanggung

0
Jembatan Lukut
Warga memadati Jembatan Lukut di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menjelang waktu berbuka puasa. Ramainya masyarakat yang ngabuburit sambil menunggu azan magrib membuat arus lalu lintas di atas jembatan tersendat. Foto ( Andres/Narasitoday)

NATASITODAY.COM, BOGOR- Jembatan Lukut yang berada di Desa Parakanmuncang, berbatasan dengan Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mendadak jadi spot favorit warga setiap bulan Ramadan.

Menjelang azan magrib, kawasan ini dipadati masyarakat yang ngabuburit sambil menikmati aliran Sungai Cikaniki.

Ramainya warga yang menunggu waktu berbuka puasa kerap membuat akses di sekitar jembatan tersendat.

Kendaraan roda dua dan roda empat harus melambat karena padatnya pengunjung yang memadati sisi jalan dan bahu jembatan.

Baca Juga :  Anggota Komisi I DPR Tegaskan Syarat Mutlak untuk Indonesia Jalin Hubungan dengan Israel

Selain jadi tempat nongkrong, area tersebut juga dipenuhi pedagang musiman yang menjajakan aneka takjil dan makanan berbuka puasa. Suasana sore hari pun berubah jadi layaknya pasar dadakan.

“Kalau Ramadan hampir tiap sore pasti ramai. Banyak yang datang cuma buat lihat sungai sama nunggu magrib bareng teman-teman,” kata Pardi, warga sekitar, Senin (23/2/2026).

Warga lainnya, Siti (34), mengaku senang dengan suasana tersebut, namun berharap ada penataan agar tidak mengganggu lalu lintas.

“Seru sih, jadi ada hiburan gratis. Tapi kadang macet juga, apalagi kalau sudah mendekati waktu buka,” ujarnya.

Baca Juga :  Tambang Emas Ilegal di Leuwiliang Cemari Sungai, DPRD Jabar Desak Pemkab Bertindak
Jembatan Lukut
Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuwafi. Foto : Ist

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuwafi, mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang publik yang lebih representatif, seperti alun-alun kecamatan.

Menurut Hamdan, keberadaan alun-alun sangat penting sebagai wajah Kecamatan Nanggung.

“Pertama, alun-alun ini bisa jadi ikon kecamatan. Kedua, bukan cuma monumen, tapi harus ada taman rekreasi untuk anak-anak dan masyarakat umum,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Rudy Apresiasi Peluncuran SPPG Polri di Bogor untuk Tingkatkan Gizi dan Ketahanan Pangan Masyarakat

Ia menambahkan, ruang terbuka tersebut juga dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang.

“Bisa jadi pusat kegiatan masyarakat, tempat budaya, sekaligus mengakomodir UMKM di Nanggung. Jadi bukan cuma ramai saat Ramadan saja, tapi bisa dimanfaatkan setiap waktu,” ujarnya.

Hamdan berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan alun-alun sebagai ruang interaksi publik yang nyaman dan tertata.

“Dengan begitu, aktivitas masyarakat, baik sosial, budaya, maupun ekonomi, bisa terpusat tanpa mengganggu akses jalan utama,” tukasnya.

Wartawan : Andreas