Cemas-Panik Melihat Berita Perang? Ini Cara Mengatasinya

0
Ilustrasi (Foto: Getty Images/D-Keine)

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Ramainya pemberitaan konflik dan perang di media sosial maupun televisi bisa memicu rasa cemas dan panik. Meski kejadiannya jauh, otak tetap dapat merespons informasi tersebut seolah-olah ancaman berada di sekitar kita.

Menurut dr. Lahargo Kembaren, SpKJ, paparan berita konflik yang muncul hampir setiap jam dapat memengaruhi kondisi psikologis. Dampaknya bisa berupa:

  • Sulit tidur

  • Mudah gelisah

  • Cepat tersinggung

  • Perasaan dunia tidak lagi aman

  • Suasana rumah ikut terasa tegang

Baca Juga :  Jangan Lewatkan! 5 Manfaat Kesehatan dari Ikan Bawal yang Perlu Anda Tahu

Pada anak-anak, paparan berulang tentang perang juga bisa menimbulkan rasa takut berlebihan.

Kenapa Bisa Terasa Nyata?

Otak manusia dirancang untuk peka terhadap ancaman. Ketika terus-menerus melihat gambar serangan, korban, atau narasi menegangkan, sistem stres tubuh aktif. Hormon stres meningkat, detak jantung bisa lebih cepat, dan pikiran terasa tidak tenang — walau sebenarnya kita tidak berada di lokasi kejadian.

Cara Mengurangi Cemas Akibat Berita Perang

Berikut beberapa langkah yang disarankan:

Baca Juga :  Oh, Beda! Ini 5 Ciri Khas Social Anxiety yang Mirip Pemalu

1. Batasi waktu konsumsi berita
Tentukan waktu khusus, misalnya pagi dan sore saja. Hindari membaca berita menjelang tidur.

2. Pilih sumber kredibel dan tidak sensasional
Hindari akun yang menyebarkan spekulasi atau judul provokatif.

3. Jangan merasa harus tahu semua detail
Mengikuti perkembangan secukupnya sudah cukup. Tidak perlu memantau setiap jam.

4. Lakukan aktivitas penenang setelah membaca berita

  • Mengobrol dengan keluarga

  • Olahraga ringan

  • Berdoa atau meditasi

  • Latihan pernapasan dalam

Baca Juga :  Apakah Kamu Termasuk? 5 Tanda Gaya Hidup Sederhana yang Banyak Diminati

5. Dampingi anak saat terpapar berita
Jelaskan dengan bahasa sederhana dan yakinkan bahwa mereka aman.

Kapan Perlu Mencari Bantuan?

Jika kecemasan berlangsung lama, mengganggu pekerjaan, hubungan, atau menyebabkan gangguan tidur berat, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa.

Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan mengikuti perkembangan informasi. Kita tidak harus memikul ketegangan dunia sepanjang hari. Ikuti berita secukupnya, lalu kembali fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan. (MG3)

Editor : Mutiara

Sumber : detikHealth