NARASITODAY.COM, JAKARTA – Saat Ramadan tiba, sebagian orang kerap menjalani sahur secara sederhana. Bahkan ada yang memilih hanya minum air putih karena masih mengantuk atau tidak sempat menyiapkan makanan. Dari sisi aturan puasa hal tersebut memang diperbolehkan, tetapi bagaimana dampaknya bagi kesehatan?
Kebiasaan sahur tanpa makanan dan hanya mengandalkan air putih sebenarnya tidak dianjurkan. Tubuh tetap memerlukan energi serta nutrisi untuk bertahan menahan lapar dan haus selama kurang lebih 13 jam. Tanpa asupan makanan, tubuh tidak memiliki bahan bakar yang cukup untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.
Mengutip dari KlikDokter, air putih memang berperan penting dalam menjaga cairan tubuh. Namun, air tidak mengandung zat gizi makro maupun mikro seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan sebagai sumber energi.
Jika sahur hanya dengan air, risiko kekurangan energi saat berpuasa akan meningkat. Dampaknya bisa berupa tubuh terasa sangat lemas, sulit berkonsentrasi, hingga menurunnya produktivitas.
Kondisi ini juga berpotensi memicu hipoglikemia, yaitu turunnya kadar gula darah ke level rendah. Gejalanya antara lain pusing, kepala terasa ringan, keringat dingin, gemetar, hingga sulit fokus. Dalam kondisi yang lebih parah, hipoglikemia bahkan bisa menyebabkan seseorang pingsan.
Tanpa asupan karbohidrat sebagai sumber glukosa, tubuh kekurangan cadangan energi untuk menopang aktivitas. Memang, tubuh dapat beradaptasi dalam jangka pendek. Namun, bila kebiasaan ini terus dilakukan sepanjang Ramadan, kondisi fisik berisiko semakin menurun.
Agar puasa berjalan lancar dan tubuh tetap bugar, sahur sebaiknya mengandung gizi seimbang. Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum supaya energi bertahan lebih lama.
Tambahkan sumber protein seperti telur, ayam, tahu, atau tempe untuk membantu menjaga massa otot. Sertakan pula lemak sehat dari alpukat dan kacang-kacangan, serta serat dari sayur dan buah.
Air putih tetap penting untuk mencegah dehidrasi, tetapi tidak dapat menggantikan fungsi makanan sebagai sumber energi utama.
Jadi, meskipun sahur hanya dengan air putih sah secara aturan, dari sisi kesehatan kebiasaan ini kurang disarankan. Jangan sampai ibadah terganggu karena tubuh kekurangan tenaga. Sahur bergizi menjadi kunci agar puasa tetap optimal dan kesehatan tetap terjaga. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : tabloidbintang.com














