NARASITODAY.COM,BOGOR – Penyanyi sekaligus instruktur zumba, Denada, akhirnya angkat bicara terkait polemik yang melibatkan anak kandungnya, Ressa Rizky Rossano. Dalam pernyataannya, Denada mengungkapkan bahwa dirinya diliputi rasa bersalah atas mencuatnya persoalan tersebut ke publik.
Ia menyadari dampak dari situasi ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga oleh Ressa, anaknya yang lain, keluarga besar, hingga almarhumah ibundanya, Emilia Contessa. Perasaan bersalah itu, menurut Denada, menjadi beban emosional yang cukup berat.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube milik Feni Rose, Denada mengungkapkan bahwa ia mencoba menerima semua yang terjadi sebagai bagian dari perjalanan hidup yang harus dijalani. Ia juga menyebut bahwa sejak awal kasus ini mencuat, dirinya memilih untuk tidak langsung tampil ke publik karena masih berusaha menenangkan diri dari berbagai emosi yang bercampur.
“Awalnya aku memilih diam karena banyak hal yang berkecamuk di dalam diri,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Denada mengakui bahwa tidak ada cara untuk sepenuhnya menebus kesalahan yang telah terjadi. Meski demikian, ia berusaha menerima konsekuensi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang pernah ia lakukan di masa lalu.
Permasalahan ini sendiri bermula dari laporan yang diajukan oleh Ressa ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Dalam laporannya, Ressa menyatakan bahwa dirinya merasa tidak mendapatkan pengakuan serta mengalami penelantaran. Selain itu, terdapat pula tuntutan terkait sejumlah uang dalam perkara tersebut.
Setelah isu ini menjadi perhatian publik, Denada akhirnya memberikan klarifikasi melalui media sosial pribadinya. Dalam pernyataannya, ia secara terbuka mengakui bahwa Ressa memang merupakan anak kandungnya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














