Bentengi Ketahanan Nasional, Xi Jinping Instruksikan Percepatan Transformasi Energi China

0
Xi Jinping
Presiden Xi Jinping.Foto : bbc.com

NARASITODAY.COM, BEIJING – Presiden Xi Jinping menyerukan percepatan pembangunan sistem energi modern guna memperkuat ketahanan energi nasional China. Seruan ini muncul di tengah ketidakstabilan pasar energi global yang dipicu konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui media pemerintah CCTV dan dilaporkan oleh Reuters pada Senin (6/4/2026), Xi menekankan pentingnya mempercepat perencanaan dan pembangunan sektor energi. Fokus utamanya mencakup pengembangan tenaga air (hidro), perlindungan lingkungan, serta perluasan energi nuklir yang aman dan terkontrol.

Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan pusat telah memiliki pemahaman yang kuat terhadap arah perkembangan energi global, sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat kebijakan keamanan energi secara lebih agresif.

Baca Juga :  Guncangan Perang Timur Tengah Menghantam Perekonomian Global, dari Lonjakan Minyak hingga Antrean BBM

Meskipun tidak secara eksplisit menyinggung ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, pernyataan tersebut muncul saat situasi geopolitik memanas dan mendorong kenaikan harga energi dunia.

Ketahanan Energi dan Peran Batu Bara

Sejumlah analis menilai posisi China relatif lebih stabil dalam menghadapi lonjakan harga minyak global. Hal ini karena lebih dari setengah kebutuhan energinya masih bergantung pada batu bara. Selain itu, ketergantungan terhadap jalur impor melalui Selat Hormuz hanya sekitar 5% dari total konsumsi energi nasional.

Baca Juga :  Panen Raya di Desa Ciasmara Hasilkan Produksi Padi Melimpah

Xi juga menyoroti bahwa langkah China dalam mengembangkan energi terbarukan sejak dini kini menunjukkan hasil positif. Investasi besar pada energi angin dan surya dinilai sebagai keputusan strategis yang visioner.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa batu bara masih memiliki peran penting sebagai fondasi sistem energi negara. Pembangkit listrik berbasis batu bara tetap dianggap sebagai penopang utama yang harus dipertahankan perannya.

Menuju Energi Bersih dan Berkelanjutan

Di sisi lain, China tetap berkomitmen untuk beralih menuju sistem energi yang lebih ramah lingkungan dan rendah emisi karbon, meskipun saat ini masih menjadi salah satu penghasil emisi terbesar di dunia.

Baca Juga :  Vietnam Pertimbangkan Tambah PLTU Batu Bara demi Jaga Ketahanan Energi

Xi menekankan bahwa pembangunan sistem energi baru yang lebih hijau, beragam, dan tahan terhadap krisis akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, China terus mengembangkan berbagai proyek energi berskala besar, termasuk pembangunan bendungan hidro raksasa di kawasan Dataran Tinggi Tibet serta proyek pembangkit listrik tenaga surya termal di wilayah dataran tinggi.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber