NARASITODAY.COM, BOGOR – Kesunyian aktivitas penelitian di laboratorium IPB University, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mendadak berubah menjadi kegemparan. Sejumlah alat praktikum vital, yakni delapan unit mikroskop, dilaporkan hilang dari tempatnya, diduga kuat menjadi sasaran aksi pencurian pada Selasa (14/4/2026).
Kejadian ini tidak hanya mengejutkan para akademisi, tetapi juga memicu penyelidikan intensif dari aparat kepolisian setempat untuk melacak jejak pelaku yang berhasil menembus keamanan kampus hijau tersebut.
Berawal dari Pertanyaan Saksi
Aksi dugaan pencurian ini terungkap saat suasana kerja di laboratorium tampak seperti hari-hari biasanya. Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali disadari ketika seorang saksi mencari peralatan untuk digunakan.
“Pada saat pelapor sedang di ruangan kerjanya di Lab (laboratorium) I, datang saksi menanyakan apakah menggunakan 2 unit mikroskop yang berada di ruang Lab II,” ujar Zalukhu saat dikonfirmasi pada Rabu (15/4/2026).
Pertanyaan sederhana itu menjadi awal terungkapnya kerugian besar bagi fasilitas pendidikan tersebut. Pelapor yang merasa tidak menggunakan alat yang dimaksud segera melakukan pengecekan menyeluruh ke beberapa titik ruangan.
Delapan Unit Mikroskop Amblas
Hasil pengecekan mandiri oleh pihak laboratorium menunjukkan bahwa kehilangan tersebut tidak terjadi di satu titik saja. Para pelaku diduga telah menyisir tiga ruangan laboratorium yang berbeda untuk menggasak alat-alat optik tersebut.
“Didapati bahwa telah terjadi pencurian 8 unit mikroskop masing-masing di Lab I terdapat 4 unit, Lab II 2 unit dan Lab III 2 unit,” jelas AKP Zalukhu merinci jumlah barang yang hilang.
Hilangnya mikroskop-mikroskop ini menjadi pukulan bagi kelancaran praktikum dan penelitian mahasiswa, mengingat alat tersebut merupakan instrumen dasar yang sangat penting dalam kegiatan laboratorium sains.
Polisi Olah TKP
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Dramaga segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan identifikasi awal. Tim penyidik telah memeriksa area sekitar laboratorium dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna menyusun kronologi kejadian yang lebih utuh.
Sejauh ini, polisi masih berupaya mengidentifikasi pelaku melalui bukti-bukti yang ditemukan di lapangan serta memantau rekaman kamera pengawas (CCTV) jika tersedia di area kampus.
“Kita sudah olah TKP (tempat kejadian perkara), iya (pelaku) masih dalam lidik (penyelidikan),” pungkas Zalukhu menutup pernyataannya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak IPB University belum memberikan rincian terkait nilai kerugian materiil maupun dampak terhadap jadwal praktikum mahasiswa akibat raibnya delapan unit alat laboratorium tersebut.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














