Fans Liverpool Yakini Ada Pemain yang Ogah Berikan Umpan kepada Alexander Isak

0
Liverpool
striker asal Swedia, Alexander Isak.Foto : liverpoolfc.com

NARASITODAY.COM, LIVERPOOLKemenangan 2-1 Liverpool atas Everton dalam laga bertajuk Derby Merseyside di Stadion Hill Dickinson, Minggu (19/4/2026), menyisakan teka-teki besar bagi para pendukung The Reds. Di tengah selebrasi tiga poin, sorotan tajam justru mengarah pada sosok striker asal Swedia, Alexander Isak, yang tampil bak orang asing di lini depannya sendiri.

Isak, yang baru kembali menghiasi starting XI Premier League sejak Desember 2025 usai bergelut dengan cedera fibula, terlihat kesulitan memberikan dampak. Catatan statistiknya dalam laga tersebut cukup memprihatinkan; ia hanya menyentuh bola sembilan kali sebelum akhirnya ditarik keluar oleh manajer Arne Slot untuk digantikan pemain muda, Rio Ngumoha.

Tembok Tak Kasatmata di Sisi Kiri

Drama ini muncul dari pengamatan jeli para suporter di media sosial. Mereka menangkap adanya ketidakharmonisan taktis antara Isak dan Cody Gakpo yang beroperasi di sisi kiri. Alih-alih menjadi pelayan bagi sang striker, Gakpo dinilai lebih sering egois dengan menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan sendiri.

Baca Juga :  Pelatih Hyundai Hillstate Fokus pada Playoff, Bukan Peringkat Kedua Liga Voli Korea

Keresahan fans pun tumpah ke jagat maya, menyuarakan rasa frustrasi yang tampaknya juga dirasakan Isak di lapangan.

Isak pasti benci bermain dengan Gakpo. Dia sama sekali tidak suka mengoper bola kepadanya,” tulis seorang fans Liverpool sebagaimana dikutip dari Sportbible.

Sentimen serupa diamini oleh netizen lain yang merasa Isak menjadi korban dari gaya main rekan setimnya. “Gakpo adalah alasan Isak tidak mencetak gol. Tidak ada umpan sama sekali. Entah kehilangan bola di sepertiga akhir lapangan atau menembak secara acak,” ucap warganet lainnya.

Pertarungan Fisik yang Belum Siap

Baca Juga :  Liverpool Lolos ke 16 Besar Liga Champions Setelah Pesta Gol ke Gawang Qarabag

Kritik tidak hanya datang dari tribun digital. Legenda Liverpool, Jamie Carragher, turut mempertanyakan keputusan Arne Slot yang tetap memaksakan Isak sebagai starter. Carragher menilai Isak belum sepenuhnya pulih, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi duel keras di Premier League setelah tampil mengecewakan saat melawan PSG di Liga Champions tengah pekan lalu.

“Saya tidak yakin dia akan bermain. Dia merasa sangat kesulitan di 45 menit pertama melawan PSG. Gakpo masuk dan bermain sangat baik sebagai penyerang tengah,” ujar Carragher memberikan analisisnya.

Carragher menambahkan bahwa menghadapi bek-bek tangguh seperti Jarrad Branthwaite dan James Tarkowski membutuhkan ketangguhan fisik yang saat ini belum tampak pada diri Isak.

“Jika Anda memikirkan Jarrad Branthwaite dan James Tarkowski, mereka pasti menginginkan pertarungan fisik, dan saya tidak yakin Isak siap untuk pertarungan fisik itu… Itu bukan tim yang akan saya pilih, tetapi itulah mengapa saya berdiri di sini dan dia adalah manajer Liverpool,” tambah Carragher.

Baca Juga :  Hangzhou Jadi Saksi Perjuangan Putri Kusuma Wardani, Meski Gagal ke Semifinal Tetap Bangga

Tantangan Bagi Arne Slot

Sejauh musim 2025/2026 berjalan, Arne Slot memang tampak masih meraba-raba kombinasi ideal di lini serang. Kehadiran bintang baru seperti Florian Wirtz dan Hugo Ekitike menambah opsi, namun sekaligus mempersulit sinkronisasi antar-pemain.

Bagi Isak, kembali dari cedera panjang adalah satu tantangan, namun mendapatkan kepercayaan dari rekan setim di lapangan adalah perjuangan lain. Jika “isolasi” di sepertiga akhir lapangan ini terus berlanjut, Liverpool terancam menyia-nyiakan talenta salah satu striker paling mematikan di Eropa tersebut di saat kompetisi memasuki fase krusial.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com