Insiden Drone Mengancam Nyawa Penumpang di Langit San Diego

0
Turkish Airlines
Ilustrasi Pesawat Boeing 787.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,SAN DIEGO – Keheningan di kokpit United Airlines penerbangan 1980 mendadak pecah oleh sebuah penampakan tak terduga. Di tengah persiapan mendarat di San Diego, Rabu (30/04/2026), sebuah objek misterius berwarna merah berkilau melintas sangat dekat, memicu kekhawatiran akan terjadinya hantaman di ketinggian ribuan kaki.

Insiden yang membahayakan nyawa puluhan penumpang ini terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Pesawat jenis Boeing 737 tersebut tengah berada di ketinggian sekitar 3.000 kaki (900 meter) saat pilot melaporkan keberadaan objek yang diduga kuat sebagai pesawat tak berawak atau drone. Kejadian ini berlangsung sekitar 90 menit setelah burung besi tersebut lepas landas dari San Francisco.

Baca Juga :  Ukraina Gempur Fasilitas Minyak Terbesar Rusia di Laut Hitam, Dua Kapal Perang Ikut Disasar

Rekaman percakapan antara menara kontrol lalu lintas udara (ATC) San Diego dengan pilot mengungkapkan momen krusial tersebut. Pilot sempat bertanya dengan nada khawatir apakah ada laporan serupa dari penerbangan lain sebelum melaporkan apa yang ia lihat.

“Saya yakin saya baru saja melihat objek kecil berwarna merah, sekitar 1.000 kaki di bawah kami di sebelah kanan,” ujar pilot tersebut melalui sambungan radio.

Menanggapi laporan tersebut, petugas menara kontrol segera meminta rincian lebih lanjut untuk memastikan kondisi fisik pesawat. Meski dalam situasi tegang, pilot berusaha memberikan gambaran visual mengenai benda asing yang melintas di jalur penerbangan mereka.

Baca Juga :  Ragam Manfaat Kentos Kelapa: Melancarkan Pencernaan Hingga Kuatkan Tulang

“Benda itu sangat kecil sehingga saya tidak bisa memastikannya. Warnanya merah dan terlihat mengkilap,” kata sang pilot kepada pengontrol lalu lintas udara.

Beruntung, ketegangan di udara tersebut tidak berakhir dengan tragedi. Pihak maskapai United Airlines memastikan bahwa pesawat yang membawa 48 penumpang dan enam awak tersebut berhasil mendarat dengan selamat di gerbang kedatangan sesuai jadwal.

“Penerbangan United 1980 melaporkan adanya potensi drone sesaat sebelum tiba di San Diego,” tulis pernyataan resmi dari United Airlines.

Meskipun pemeriksaan teknis awal menunjukkan tidak ada kerusakan, tim ahli langsung melakukan pengecekan menyeluruh sesaat setelah roda pesawat menyentuh aspal bandara.

Baca Juga :  Pesawat Penumpang dan Helikopter Militer Terlibat Tabrakan Fatal Dekat Bandara Nasional Reagan

“Penerbangan mendarat dengan selamat dan pelanggan turun secara normal di gerbang. Tim pemeliharaan kami tidak menemukan kerusakan setelah memeriksa pesawat secara menyeluruh,” tambah pihak maskapai.

Insiden ini kembali menjadi peringatan keras bagi para operator pesawat tanpa awak. Berdasarkan aturan Otoritas Penerbangan Federal (FAA), penggunaan drone dilarang keras di atas ketinggian 400 kaki kecuali mendapatkan otorisasi khusus. Kini, otoritas terkait tengah menyelidiki siapa di balik “objek merah” yang hampir saja mengancam keselamatan penerbangan komersial tersebut.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com