Florentino Perez Gelar Konferensi Pers Mendadak dan Ungkit Dugaan Suap Barcelona kepada Wasit

0
Florentino Perez
Presiden, Florentino Perez.Foto : goal.com

NARASITODAY.COM, MADRID – Suasana di pusat latihan Valdebebas mendadak tegang pada Selasa (12/5/2026) waktu setempat. Hanya berselang satu hari setelah Real Madrid dipastikan kehilangan gelar LaLiga, sang Presiden, Florentino Perez, menggelar konferensi pers dadakan yang meledak-ledak.

Perez secara terbuka menyerang rival abadi mereka, Barcelona, dengan mengungkit kembali skandal Negreira dugaan suap jutaan Euro yang dilakukan raksasa Catalan kepada mantan Wakil Presiden Komite Wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira, sepanjang periode 2001-2018.

Luka di Balik Kegagalan Juara

Kegagalan Real Madrid mengunci gelar juara setelah kalah 0-2 pada Senin (11/5/2026) kemarin tampaknya menjadi pemantik amarah Perez. Baginya, kekalahan di lapangan hijau tidak terlepas dari adanya pengaruh “tangan-tangan gaib” yang telah berakar lama di sepak bola Spanyol.

Baca Juga :  Suporter Persib-Ratchaburi Nyaris Bentrok Usai Laga ACL Two

“Mereka (Barcelona) telah melakukan pembayaran selama dua dekade, dan kini di dekade ketiga ini wasitnya masih sama,” ujar Florentino Perez dengan nada bicara yang tajam, melansir laporan AS.

Drama ini terlihat dari bagaimana Perez memposisikan Real Madrid sebagai “korban” sistemik. Ia mengklaim bahwa korupsi dalam kasus Negreira bukan lagi sekadar dugaan, melainkan sebuah pola yang merusak integritas olahraga.

Ancaman Laporan ke UEFA dan Bukti Video

Tidak main-main, orang nomor satu di Real Madrid ini berjanji akan membawa kasus ini ke level internasional demi membersihkan sepak bola dari praktik kotor.

“Kami akan menyerahkan berkas lengkap kepada UEFA agar mereka dapat menangani masalah ini dari akarnya dan menyelesaikannya demi kebaikan sepakbola dunia. Korupsi dalam kasus Negreira telah berlangsung secara sistemik selama dua dekade,” tegasnya.

Baca Juga :  Barcelona Berhadapan dengan Celta Vigo, Saksikan Pertandingannya Minggu Ini

Perez bahkan menyebut angka yang sangat spesifik yaitu 18 poin. Ia meyakini tanpa adanya campur tangan wasit yang diduga tidak netral, Real Madrid seharusnya mengantongi 18 poin lebih banyak di klasemen musim ini.

Guna membuktikan klaimnya, Perez berencana menggunakan media internal klub untuk melakukan serangan balik secara visual.

“Kami telah menyiapkan video yang akan kami tayangkan, mengenai 18 poin yang mereka curi dari kami sepanjang musim. 18 poin! Anda bisa menontonnya di Real Madrid TV. Bagaimana saya bisa diam saja tentang hal seperti itu?”

Pernyataan paling mencolok muncul saat Perez menghitung ulang trofi yang seharusnya ia miliki. Dengan nada berapi-api, ia merasa pencapaiannya selama menjabat sebagai presiden masih jauh dari yang seharusnya didapatkan jika kompetisi berjalan adil.

Baca Juga :  Red Sparks Terpuruk Usai Pertandingan Ketat Melawan Hillstate, Megawati Dkk Kalah 37-39

“Saya ‘hanya’ memenangkan tujuh Liga Champions dan tujuh gelar liga, yang seharusnya 14 karena yang lain mencuri sisanya dari saya. Siapa yang tidak kesal dengan itu?” katanya.

Menutup konferensi pers yang mengguncang publik Spanyol tersebut, Perez menegaskan bahwa langkahnya bukan sekadar kebencian antar-klub, melainkan upaya penyelamatan martabat sepak bola.

“Tidak ada preseden untuk hal ini dalam sejarah sepakbola dunia. Bagaimana kita bisa melupakan kasus korupsi terbesar sepanjang masa? Ini tentang melindungi sepakbola, bukan menyerang Barcelona,” pungkas Perez.

Konferensi pers ini diprediksi akan semakin memanaskan hubungan kedua klub dan memicu investigasi lebih lanjut dari otoritas sepak bola Eropa.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com