Chaos di Sirkuit Catalunya 2026 Insiden Mengerikan dan Bendera Merah Berkali-kali Berkibar

0
Catalunya
Crash Alex Marquez dan Pedro Acosta. Foto: MotoGP

NARASITODAY.COM, BARCELONA – Sirkuit seketika tenggelam oleh suara hantaman keras dan desis kepulan debu di tikungan pertama (Turn 1) Sirkuit Catalunya. Balapan MotoGP Catalunya yang digelar pada Minggu (17/5/2026) sore berlangsung kacau (chaos). Dua kali bendera merah (red flag) terpaksa dikibarkan akibat kecelakaan beruntun yang mengerikan.

Setelah insiden pertama yang menghancurkan motor Alex Marquez akibat menabrak Pedro Acosta, ketegangan penonton kembali dikuras pada awal balapan kedua. Kali ini, sebuah kecelakaan horor menimpa pembalap asal Prancis, Johann Zarco, yang sempat terseret dan tersangkut di bawah motor Francesco Bagnaia sebelum terlempar hebat ke area gravel.

Berikut adalah laporan lengkap dari sirkuit pasca-insiden traumatis tersebut:

Kronologi Horor Tikungan Pertama

Petaka di Turn 1 bermula sesaat setelah lampu hijau menyala tanda balapan dimulai kembali. Saat para pembalap berebut masuk ke dalam tikungan, Luca Marini mendadak kehilangan keseimbangan. Motor Marini yang oleng langsung menyenggol Johann Zarco, memicu efek domino yang tak terhindarkan bagi barisan pembalap di depannya.

Baca Juga :  Marc Marquez Kuasai Sprint Race MotoGP Amerika Serikat 2025, Pimpin Klasemen Sementara

Zarco yang terjatuh dan posisinya melintang di atas aspal kemudian tertabrak oleh Francesco Bagnaia yang melaju kencang dari arah belakang. Nasib sial tak berhenti di sana; tubuh pembalap LCR Honda itu tersangkut pada motor Ducati milik Bagnaia. Zarco pun ikut meluncur deras bersama kuda besi tersebut melintasi lintasan hingga akhirnya mengalami highside terpelanting ke udara saat menyentuh area gravel.

Pembalap berusia 35 tahun itu langsung dievakuasi oleh tim medis di pinggir sirkuit sebelum dilarikan menggunakan ambulans menuju rumah sakit terdekat di Barcelona.

Bos LCR Honda, Lucio Checchinelo, memberikan konfirmasi awal mengenai situasi menegangkan di garasi tim saat Zarco dipindahkan ke fasilitas medis.

“Saat ini, dia telah dibawa ke rumah sakit setempat. Mereka akan melakukan MRI dan pemindaian untuk memeriksa secara pasti apa yang dialaminya,” kata Checchinelo.

Baca Juga :  Timnas Voli Indonesia Optimis Tembus Peringkat Atas di AVC Nations Cup 2025

“Dia merasakan nyeri di kaki kiri. Dia merasakan nyeri di sekitar lutut. Namun, untungnya, dia tidak mengalami gegar otak, tidak ada cedera di bagian atas tubuh, di kaki, maupun di pergelangan kaki. Sepertinya dia hanya merasakan nyeri di area paha. Saya benar-benar berharap tidak ada kabar buruk yang datang,” tambahnya.

Pesan Penenang dari Ranjang Rumah Sakit

Beberapa jam setelah balapan yang menegangkan itu usai, ketakutan para penggemar sedikit mereda. Melalui unggahan dari ranjang rumah sakit, Zarco memberikan kabar terbaru mengenai kondisi fisiknya.

Meski tampak menggunakan penyangga leher (neck brace) standar medis, juara dunia Moto2 dua kali itu tetap berusaha melempar senyum guna menenangkan situasi.

“Halo semuanya. Jangan khawatir, kami masih menunggu hasil tesnya. Saya memakai penyangga leher, tapi itu lebih mengganggu ketimbang yang lain. Masalah utamanya ada di lutut, ligamennya robek, tapi tulang paha tidak patah,” ujar Zarco mengklarifikasi kondisinya.

Baca Juga :  Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat 2025

Meskipun lolos dari cedera fatal di bagian tubuh atas, Zarco mengonfirmasi adanya beberapa kerusakan struktural pada kaki kirinya akibat hantaman keras motor seberat 160 kilogram tersebut.

“Ada retakan kecil di bagian bawah tulang fibula, di bagian luar pergelangan kaki kiri saya. Saya akan terus memberi kabar. Tapi untuk menenangkan kalian: ini lebih ke ketakutan daripada sesuatu yang serius. Saya akan terus memberi kabar. Saya akan menginap di rumah sakit malam ini karena mereka ingin memantau kondisi saya, dan lihat saja nanti bagaimana,” pungkas Zarco.

Hingga berita ini diturunkan, tim LCR Honda belum memberikan estimasi waktu mengenai berapa lama Zarco harus absen dari lintasan balap untuk menjalani proses pemulihan cedera ligamen lutut dan keretakan tulang kakinya tersebut.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com