5 Pedoman Penting Berjemur di Pagi Hari, Jangan Sampai Kena Matahari Secara Sembarangan

0
pagi hari
Ilustrasi Sepasang kekasih bersantai meikmati matahari pagi dan sambil minum.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Berjemur di pagi hari sering dianggap sebagai kebiasaan sehat karena dipercaya membantu tubuh mendapatkan vitamin D alami dari sinar matahari. Namun, banyak orang masih melakukannya secara sembarangan tanpa memahami waktu, durasi, maupun cara yang tepat.

Padahal, paparan sinar matahari yang berlebihan atau dilakukan pada waktu yang salah justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan kulit dan tubuh. Karena itu, penting memahami pedoman berjemur yang benar agar manfaatnya bisa diperoleh secara optimal.

Berikut lima pedoman penting berjemur di pagi hari yang perlu diperhatikan.

1. Pilih Waktu Pagi yang Tepat

Waktu terbaik untuk berjemur umumnya berada di pagi hari saat sinar matahari belum terlalu terik. Banyak ahli menyarankan berjemur sekitar pukul 07.00 hingga 09.00 pagi.

Baca Juga :  Rahasia Mengatur Waktu Tidur yang Ideal agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

Pada jam tersebut, paparan sinar ultraviolet masih relatif aman dibanding siang hari yang memiliki intensitas lebih tinggi. Berjemur terlalu siang justru meningkatkan risiko kulit terbakar, dehidrasi, dan penuaan dini pada kulit.

Karena itu, hindari kebiasaan berjemur saat matahari sudah terasa menyengat.

2. Jangan Berjemur Terlalu Lama

Masih banyak orang berpikir semakin lama berjemur maka semakin baik manfaatnya. Padahal, tubuh tetap memiliki batas aman terhadap paparan sinar matahari.

Durasi berjemur umumnya cukup sekitar 10 hingga 20 menit, tergantung kondisi kulit dan intensitas matahari. Paparan berlebihan justru dapat meningkatkan risiko iritasi kulit hingga gangguan kesehatan lainnya.

Berjemur secukupnya jauh lebih baik dibanding terlalu lama berada di bawah sinar matahari.

3. Gunakan Pakaian yang Nyaman dan Tidak Berlebihan

Baca Juga :  BPOM Ungkap 10 Produk Makanan Ilegal di Marketplace, Berpotensi Picu Serangan Jantung

Saat berjemur, sebaiknya gunakan pakaian yang nyaman dan memungkinkan sebagian kulit terkena sinar matahari. Namun bukan berarti harus membiarkan seluruh tubuh terpapar langsung secara berlebihan.

Cukup area seperti tangan, kaki, atau wajah yang terkena sinar matahari secara wajar. Penggunaan pakaian yang tepat membantu tubuh tetap nyaman sekaligus mengurangi risiko panas berlebih.

4. Tetap Jaga Hidrasi Tubuh

Paparan sinar matahari dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Karena itu, penting memastikan tubuh tetap terhidrasi sebelum dan sesudah berjemur.

Minum air putih yang cukup membantu menjaga kondisi tubuh tetap stabil dan mencegah dehidrasi, terutama saat cuaca sedang panas.

Meski dilakukan di pagi hari, berjemur tetap membuat tubuh mengeluarkan cairan melalui keringat.

5. Hindari Berjemur Jika Kondisi Tubuh Tidak Fit

Baca Juga :  Energi Melejit! 5 Khasiat Madu Sebelum Olahraga yang Jarang Diketahui

Berjemur sebaiknya tidak dilakukan ketika tubuh sedang demam, dehidrasi, atau mengalami kondisi kesehatan tertentu yang sensitif terhadap panas matahari.

Selain itu, beberapa orang dengan kondisi kulit tertentu juga perlu lebih berhati-hati terhadap paparan sinar ultraviolet. Jika memiliki masalah kesehatan khusus, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.

Jangan memaksakan diri berjemur hanya karena mengikuti tren kesehatan.

Berjemur di pagi hari memang dapat memberikan manfaat bagi tubuh jika dilakukan dengan cara yang benar. Namun, paparan sinar matahari tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan kulit maupun tubuh secara keseluruhan.

Memilih waktu yang tepat, membatasi durasi, menjaga hidrasi, dan memahami kondisi tubuh menjadi langkah penting agar aktivitas berjemur tetap aman dan bermanfaat.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com