Presiden Meksiko Setujui Permintaan Tim Iran Tinggal di Negeri Selama Piala Dunia 2026

0
FIFA
Ilustrasi Piala. Foto : FIFA

NARASITODAY.COM,MEKSIKO CITY – Ketegangan geopolitik dunia rupanya ikut mewarnai rumput hijau jelang kick-off Piala Dunia 2026. Di tengah bayang-bayang konflik, Meksiko akhirnya turun tangan membuka pintu bagi Tim Nasional Iran. Mereka bersedia menjadi markas tinggal (basecamp) skuad Iran setelah Amerika Serikat dilaporkan enggan menjamu tim Timur Tengah tersebut selama turnamen berlangsung.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi bahwa pemerintahannya telah menyetujui permintaan resmi agar skuad Iran dapat menetap di wilayah Meksiko. Keputusan ini diambil setelah FIFA menghubungi pihak Meksiko secara langsung, menyusul keberatan yang diajukan oleh Washington.

“Kami tidak memiliki alasan untuk menolak kemungkinan mereka tinggal di Meksiko,” tegas Sheinbaum dalam konferensi pers hariannya pada Senin (25/5/2026).

Baca Juga :  Trump Sebut Paus Leo XIV Membahayakan Umat Katolik dengan Dukungan Iran, Apa Kata Vatikan?

Langkah Meksiko ini menjadi oase bagi timnas Iran di tengah rumitnya birokrasi dan tensi politik. Hingga berita ini diturunkan, baik Gedung Putih maupun Departemen Luar Negeri Amerika Serikat masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Presiden Sheinbaum.

Geser Markas ke Tijuana demi Hindari Kerumitan Visa

Bagi para pemain Iran, keputusan ini mengubah peta perjalanan mereka. Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa markas tim yang awalnya direncanakan berada di Arizona, AS, kini resmi dipindahkan ke Tijuana sebuah kota di Meksiko yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat.

Baca Juga :  FIFA Tolak Banding FAM atas Skandal Naturalisasi Pemain, Denda Rp7,3 Miliar Tetap Berlaku

Menurut Taj, pemindahan ini adalah langkah realistis demi keselamatan dan kenyamanan para pemain dari masalah administratif. Taj menambahkan, keputusan tersebut diambil untuk menghindari potensi komplikasi terkait visa. Sisi positifnya, skuad Iran nantinya dapat melakukan perjalanan langsung ke Meksiko menggunakan penerbangan maskapai nasional Iran, Iran Air.

Bertanding di AS, Menginap di Meksiko

Partisipasi Iran dalam turnamen akbar yang digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini memang terus memicu sorotan tajam. Atmosfer panas sudah terasa sejak akhir Februari lalu, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran. Dampak konflik tersebut kini merembet hingga ke urusan logistik lapangan hijau.

Baca Juga :  Kronologi Terakhir Hotma Sitompoel Sebelum Meninggal Akibat Komplikasi Penyakit

Uniknya, meski menginap dan berlatih di Meksiko, Mehdi Taremi dan kawan-kawan harus bolak-balik menyeberang perbatasan karena seluruh pertandingan fase grup mereka justru dimainkan di wilayah Amerika Serikat.

Berdasarkan jadwal pertandingan di Grup G, Iran akan melakoni laga berat berikut:

  • 15 Juni 2026: Melawan Selandia Baru di Los Angeles.
  • 21 Juni 2026: Menantang Belgia di Los Angeles.
  • 26 Juni 2026: Menghadapi Mesir di Seattle.

Piala Dunia kali ini tampaknya tidak hanya akan menguji taktik sepak bola Iran di dalam lapangan, tetapi juga ketangguhan mental mereka dalam menghadapi dinamika politik di luar stadion.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id